Sumarno. (Foto: Dok Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Pascakeluarnya Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 118 tentang Angkutan Sewa Khusus, Dinas Pehubungan (Dishub) Provinsi Sulteng mulai menerima pengajuan izin operasi dari jasa angkutan online di daerahnya. Terbaru, Dishub menerima permohonan izin dari Go-Jek dan PT Bowosa.

Kepala Bidang Transportasi Darat Dishub Sulteng Sumarno mengatakan PT Bowosa dan Go-Jek mengajukan izin operasi sewa khusus belum lama ini dan sedang dalam proses verifikasi.

“Saat ini masih dalam proses verifikasi, mulai dari kelayakan kendaraan, surat kendaraan hingga keamanan, baik penumpang maupun pengemudi,” katanya, Senin, 22 April 2019.

PT Bosowa sendiri merupakan perusahaan angkutan umum yang beralih dari manual ke online. Pusat dari perusahaan itu yakni di Makassar dan mendirikan cabang di Kota Palu. Untuk proses verifikasi akan diberikan izin selama tidak menggunakan plat kendaraan Makassar.

Selain itu kata Sumarno, harus diketahui berapa jumlah mobil yang beroperasi, kelaikan dan keamanan mobil.

“Kalau sudah memenuhi syarat, tentu kami setujui beroperasi di Kota Palu,” ujar Sumarno.

Sementara Go-Jek sudah memasukan surat permohongan izin operasi sewa khusus dengan mendaftarkan 400 pengemudi ke Dishub Sulteng. Syarat-syarat yang wajib dipenuhi untuk bisa terdaftar, yakni memiliki kendaraan yang laik pakai, menggunakan SIM B dan kelengkapan surat lainnya.

Selain itu, standar keamanan yang diterapkan perusahaan angkutan terkait SOP. Lebih penting dari itu, kata Sumarno memiliki tempat pengaduan jika menemukan masalah, baik yang dialami penumpang maupun pengemudi.

“Saat ini masih diproses juga. Kalau sudah kami cek, mereka akan dipanggil untuk tahap selanjutnya,” ucap Sumarno.

Untuk tarif kendaraan, dikenakan biaya Rp800 sampai 1.300 per-kilometer. Akan tetapi, penentuan tarif ini tengah dalam proses perhitungan dan akan ditetapkan melalui keputusan Gubernur Sulteng.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas