KONFERENSI PERS - Artis Marcello Tahitoe alias Ello konferensi pers di kantor KPU Sulteng sebelum tampil di Tanaris Coffee, Jalan Juanda, Palu, Sabtu 13 April 2019, malam ini. (Foto: Syamsu Rizal/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Artis Marcello Tahitoe alias Ello, malam ini siap menggebrak penggemarnya di Tanaris Coffee, Jalan Juanda, Palu, Sabtu 13 April 2019.  Ello hadir atas undangan Komisi Pemilihan Umum Sulawesi Tengah untuk tampil pada konser musik gratis bertajuk “Konser Musik, Pemilih Berdaulat Negara Kuat”.

Pada konferensi pers, Ello mengaku senang bisa manggung di Kota Palu, kota yang warganya dilanda bencana alam, September 2018 silam.

“Ketiga kalinya saya ke Palu dan saya senang bisa berkunjung ke kota ini. Saya sebagai musisi, ingin berkontribusi menghibur dan memberi semangat pada orang lain,” kata Ello pada konferensi pers di kantor KPU Sulteng, Jalan S Parman, Palu.

Konser kali ini selain untuk menghibur warga, yang terpenting adalah bagian dari sosialisasi Pemilu 2019. Ello menyerukan kepada pemilih, terutama pemilih muda millenial yang akan hadir di konser malam ini agar menggunakan hak suaranya pada Rabu 17 April 2019.

“Saya anti golput,”katanya.

Anggota KPU Sulawesi Tengah, Sahran Raden, mengatakan, konser musik ini salah satu instrumen untuk sosialisasi untuk mengajak masyarakat menggunakan hak suara pada Pemilu 2019.

“Selain konser musik, ada juga pidato atau orasi tentang kepemiluan sekitar lima menit. Tapi, kita berikan porsi yang banyak untuk Ello yang memberi semangat bahwa pemilu adalah pemilu sebagai wisata politik sehingga menjadi bagian dari kebahagiaan masyarakat,” kata Sahran Raden.

Sahran Raden mengatakan, mobilisasi massa diharapkan mencapai 1.000 orang terutama para pemilih millenial.

“Kegiatan konser musik ini adalah satu kegiatan untuk melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilu kepada masyarakat umumnya dan kalangan millenial khususnya. Musik adalah salah satu media yang digunakan KPU Provinsi Sulawesi Tengah untuk mendekati kaum millenial, karena umumnya generasi milenial sangat menyukai musik,” katanya.

Dikatakan, kegiatan konser musik sebagai kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik yang dikemas dengan konser musik, dapat meningkatkan angka partisipasi pemilih pada Pemilu 2019. Dengan sosialisasi secara massif menjelang hari pemungutan suara masyarakat dapat mengenal dan mengetahui informasi kepemiluan di tahun 2019.

Saat ini, kata dia rating survey beberapa lembaga survey terkait pengetahuan masyarakat meningkat yang sebelumnya hanya 40% masyarakat mengetahui informasi kepemiluan dibandingkan saat ini sudah mencapai 90% masyarakat Indonesia mengetahui informasi kepemiluan termasuk tata cara mencoblos di TPS. (*)

Reporter: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas