Home Morowali

Masih Ribuan Pelamar Waiting List di PT IMIP

397
STAND PT IMIP - Seorang pengunjung (kiri) menanyakan mampir di stand PT IMIP pada kegiatan Sulteng Expo 2019 yang digelar di Palu, Kamis 11 April 2019. Pengunjung rata-rata menanyakan soal kawasan tambang dan lowongan kerja. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)
  • Hadir di Sulteng Expo 2019, Ditanya Soal Lowongan Kerja

Palu, Metrosulawesi.id – Tampil dengan informasi seputar industri pertambangan, PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) kembali ikut memeriahkan arena Sulteng Expo, memeringati HUT Provinsi Sulawesi Tengah ke- 55 tahun 2019.

Media Relation PT IMIP, Dedy Kurniawan, mengatakan untuk tahun ini pengujung sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Kedatangan pengunjung tidak lain menanyakan seputar kawasan PT IMIP termasuk info lowongan kerja.

“Untuk tahun ini pengunjung sedikit sepih berbeda dengan tahun-tahun kemarin. Namun demikian, stand PT IMIP selalu didatangi pengunjung,” ungkap Dedy ke Metrosulawesi di lokasi Sulteng Expo, Kamis, 11 April 2019.

Kata Dedy, selain hasil tambang yang sudah diproduksi di kawasan PT IMIP, para pengunjung juga tidak luput menanyakan lowongan/penerimaan kerja, seperti yang sudah pernah dibuka di ajang Sulteng Expo sebelumnya.

“Tahun kemarin, kami memang membuka proses penerimaan kerja di Stand Sulteng Expo. Tapi tahun kami tidak adakan. Hal ini dilakukan, agar tidak mengganggu proses penerimaan di kantor IMIP. Karena masih ada ribuan pelamar masuk dalam daftar tunggu (waiting list,red),” terang Dedy.

Dedy yang juga alumni Fisip Untad ini mengatakan, rata-rata pengunjung yang datang ke stand PT IMIP berkesempatan memperoleh informasi seputar apa yang ingin diketahui lebih dekat tentang kawasan yang berbasis Nickel.

“Yang pastinya ketika ada yang datang menanyakan sesuatu, maka kami pun akan selalu siap memberikan keterangan,” ujar Dedy.

Seperti diketahui kawasan PT IMIP kehadirannya juga telah berdampak terhadap perbaikan ekonomi masyarakat khususnya di daerah Kabupaten Morowali dan salah satu pemberi PAD di Provinsi Sulawesi Tengah.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas