Pengunjung pasar murah di arena Sulteng Expo 2019. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Menjelang bulan ramadhan uang hanya tinggal beberapa minggu. Pemerintah provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar kegiatan pasar murah.

Pasar murah yang berlangsung selama dua hari berturut-turut itu, terhitung 10 hingga 11 April ini digelar di Jalan Karanjalemba Palu, dalam rangka memenuhi keperluan rumah tangga dalam menghadapi bulan suci ramadhan 1440 Hijriah diserbu warga untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

Pasar murah itu hasil kerjasama dengan Tim Terpadu Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Tengah, Bank Indonesia, Bulog, Pertamina dan PT. PPI serta beberapa distributor di Kota Palu.

Seorang konsumen, Dian mengatakan, pasar murah itu sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya kebutuhan dapur. Apalagi, menurutnya tinggal beberapa minggu ke depan akan memasuki bulan Ramadhan.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah karena telah mengadakan pasar murah, yang tidak lain tujuannya untuk kepentingan masyarakat,” ungkap warga Kelurahan Biromaru itu.

Pasar murah sekaligus operasi pasar ini tutur Irma, bukan hanya diserbu warga Petobo, melainkan sebagaian ada warga dari Kabupaten Sigi. Karena lokasi administratif yang berjarak begitu dekat.

Kebutuhan rumah tangga yang paling diincar warga yakni tabung.

“Banyak warga yang mengincar gas 3 kilogram harganya pun sesuai HET Rp16.000 bahkan sampai antrian, mungkin karena akhir-ahir ini gas langkah di pangkalan,” ujarnya.

Misna warga lainnya mengungkapkan selama pasar murah digelar di kelurahan itu, selalu diserbu warga, dan warga sangat antusias berbelanja di tempat seperti ini.

“Kali ini saya membeli tabung gas elpiji 3 kilogram dan beberapa bahan pokok lainnya, harganya pun relatif murah,” katanya.

Di pasar itu sejumlah bahan pokok yang dijual antara lain gula pasir Rp11.000/Kg, bawang putih Rp 22.000/Kg. Sedangkan tepung terigu jenis kompas Rp8.000/Kg, gatot kaca Rp6.500/Kg.

Harga tersebut jauh lebih murah dibanding di pasaran, dimana gula pasir dijual dengan harga Rp13.000/Kg dan bawang putih Rp30.000/Kg.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas