Home Palu

Peduli Sosial, Maba IAIN Palu Dikenakan Biaya SPP Rendah

Dr Abidin Djafar. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga IAIN Palu Dr Abidin Djafar mengungkapkan, tahun ini IAIN Palu akan mengenakan biaya SPP rendah kepada mahasiswa baru yang mendaftar di kampus tersebut.

Hal itu kata dia, sebagai bentuk kepedulian sosial IAIN Palu terhadap masyarakat pascabencana gempa, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong.
“Biaya SPP rendah yang diberikan kepada mahasiswa baru, masih menggunakan standar tahun sebelumnya,” ujar Abidin di Palu, Selasa 9 April 2019.

Kata Abidin, biaya SPP atau pengenaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa baru Tahun Ajaran 2019 di IAIN Palu nilainya bervariasi.

“Nilai dari UKT atau SPP itu sendiri bervariasi, mulai dari Rp400 ribu, Rp600 ribu, Rp1,2 juta dan Rp2,2 juta setiap semester,” jelasnya.

Abidin mengatakan, pengenaan nilai UKT atau SPP itu jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan biaya UKT/SPP di perguruan tinggi lainnya di Sulawesi Tengah.

“Dengan begitu generasi muda di Sulawesi Tengah dapat mengenyam pendidikan perguruan tinggi khususnya di IAIN Palu pascabencana. Masyarakat/generasi muda dapat menimbah ilmu di empat fakultas meliputi Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam,” ujarnya.

Di empat fakultas ini kata Abidin, masyarakat dapat memilih program studi keagamaan dan umum yang diminati.

Abidin mengungkapkan, IAIN Palu memiliki beberapa program studi umum, seperti program studi IPA, IPS, Matematika, Bahasa Inggris dan Pendidikan Anak Usia Dini. Selain itu, IAIN juga memiliki program studi perbankan syariah, hukum keluarga.

Sementara itu Kepala Bagian Akademik IAIN Palu, H Abd Wahab mengemukakan, pada 2019 ini, kuota penerimaan mahasiswa baru berjumlah 2.500 orang. Kuota itu di buka lewat tiga jalur pendaftaran yakni jalur pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) dengan kuota 1.008.

“Pendaftaran jalur SPAN telah di tutup, jumlah pendaftar mencapai 2.128 orang untuk PTKIN I dan II. Selanjutnya pendaftaran melalui jalur UM-PTKIN dengan kuota 1.050 orang. Pendaftaran jalur UM-PTKIN di buka mulai tanggal 2-30 April 2019, proses penerimaan pendaftaran mahasiswa baru sedang berlangsung,” ujarnya.

Kemudian kata Wahab, pendaftaran jalur mandiri dengan kuota 500 orang, proses penerimaan dan pendaftaran di mulai pada 23 Januari-20 Juni 2019.

Terkait hal itu, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Keuangan dan Perencanaan IAIN Palu, Dr Kamaruddin mengatakan bahwa sosialisasi terkait penerimaan mahasiswa baru gencar dilakukan di 12 kabupaten dan 1 kota di Sulawesi Tengah.

Namun, kata dia, tim sosialisasi perlu mempertimbangkan mengenai faktor jarak. Dimana terdapat beberapa kabupaten di Sulteng yang berdekatan dengan kota di provinsi lain, ketimbang ke Palu.

“Seperti Kabupaten Morowali, masyarakat lebih dekat ke Kota Kendari di Sulawesi Tenggara ketimbang ke Palu. Nah, ini juga tentu memberi pengaruh. Karena perlu upaya meyakinkan masyarakat,” ujar Kamaruddin.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas