Home Ekonomi

Ekonomi Syariah Mampu Perbaiki Neraca Perdagangan

273
Area Konsumer Bank Syariah Mandiri Cabang Palu, Muin saat menyerahkan bantuan 20 paket sembako kepada perwakilan Yayasan Alkautsar Palu pada kegiatan bakti sosial yang digelar PT Taspen Cabang Palu. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Ekonomi dan keuangan syariah saat ini bisa menjadi sumber pertumbuhan baru dan dapat memperbaiki struktur neraca perdagangan.

Area Konsumer Bank Syariah Mandiri Cabang Palu, Muin mengatakan untuk mewujudkan itu masih banyak tantangan yang harus dilewati. ia menjelaskan perbankan syariah saat ini tumbuh sangat pesat. Di tengah pertumbuhannya, sistem keuangan tersebut masih memiliki segudang prospek dan potensi yang baik. Dengan melihat umat muslim sebagai masyarakat mayoritas.

“Sekarang memang belum masif tumbuhnya, karena masih butuh sosialisasi dari pelaku ekonomi Islam sendiri dan didukung kesadaran menjalankan ajaran agama secara penuh. Kalau Islam mau dijalankan dalam kehidupan, maka konsep ekonomi Islam itu akan mudah berjalan,” katanya disela kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 50 PT Taspen belum lama ini.

Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah diyakini memiliki prinsip yang menekankan nilai etika, keadilan dan kesetaraan, potensinya sangat besar untuk dikembangkan demi pertumbuhan berkelanjutan.

“Di banyak negara yang bukan mayoritas muslim mampu untuk mengembangkan ekonomi keuangan syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, sayangnya di indonesia masih banyak tantangan dalam perkembangannya,” katanya.

Ia menjelaskan salah satu faktor kunci keberhasilan dalam pengembangan ekonomi syariah yakni perlu dukungan penuh dari pemerintah dan harus ada pernyataan dimana ekonomi syariah sebagai ekonomi nasional. 

“Ekonomi syariah di Indonesia ini sebagai motor pergeraknya ada. Sebab, lembaga keuanga syariah saat ini adalah konsep gotong royong dan tolong menolong yang menjadi prinsip syariah dan itu tetap diterapkan,” ujarnya.

Pihaknya mengajak Bank Indonesia sebagai lembaga sentral yang independen untuk meningkatkan peran bersama semua pihak baik pembuat kebijakan, pelaku ekonomi, maupun dunia pendidikan dengan memperkuat pendidikan ekonomi keuangan syariah demi meningkatkan literasi publik tentang ekonomi keuangan syariah. 

“Harapannya semua stakeholder secara nyata berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara global dan nasional dan kordinasi langkah-langkah kongkrit untuk mensinergikan pengembangannya,” imbuhnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas