Kepala OJK Sulteng, Gamal Abdul Kahar menyampaikan sambutan pada kegiatan peringatan HUK Bank Sulteng ke 50 di Taman GOR Kota Palu, Ahad (7/4/2019). (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Otoritas Jasa Keunganan (OJK) wilayah Sulawesi Tengah, Gamal Abdul Kahar mengatakan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bank Sulteng harus menyediakan produk pembiayaan yang lebih besar dari kredit-kredit pada umumnya yakni kredit pembiayaan ekspor.

Hal itu ia katakan saat menyampaikan sambutan pada peringatan HUT Bank Sulteng ke 50 di Taman GOR Kota Palu, Ahad (7/4/2019). Menurutnya, Bank Sulteng sebagai bank tuan rumah harus berinovasi sehingga selalu menjadi yang terdepan dalam industri perbankan.

“Kita sama-sama berharap suatu saat Bank Sulteng juga bisa melayani tidak hanya kredit untuk sifatnya produktif, tetapi juga kredit untuk pembiayaan ekspor, Inasyaallah, amin,” ujarnya.

Diketahui, Kredit Ekspor adalah fasilitas kredit modal kerja yang diberikan kepada eksportir atau pemasok untuk membiayai kegiatan produksi, pengumpulan dan penyiapan barang dalam rangka ekspor.

Pada peringatan HUT ke 50 Bank Sulteng, Gamal Abdul Kahar tak lupa menyampaikan apresiasinya. Kata dia, Sebagai Industri Jasa Keuangan dengan umur matang, Bank Sulteng sudah mampu menjadi perbankan terbaik dibanding yang lainnya.

“Tetapi dengan usai yang tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua, sudah menunjukkan kinerja yang cukup baik. Kami mempunyai tugas yang sangat besar, berperan untuk mengawal bank sulteng kedepan,” tuturnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas