Home Palu

Bank Sampah Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

206
Gade M. Kafrawi. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Solusi untuk mengatasi sampah antara lain melalui Bank Sampah dengan menerapkan prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle). Tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan sampah nasional sebesar 1,7% (1.389.522 ton/tahun), Bank Sampah ternyata juga bermanfaat secara ekonomi dengan menghasilkan pendapatan rata-rata Rp1.484.669.825 per tahun.

Hal ini diungkapkan, Ketua The Clean and Gold Kota Palu, Gade M. Kafrawi Alkafia kepada Metrosulawesi beberapa waktu lalu. Menurutnya, jumlah sampah makin bertambah seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk, kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup yang menginginkan kepraktisan. Akibatnya, makin beragam jenis sampah yang dihasilkan.

“Keberadaan Bank Sampah terbukti memberi dampak positif ke lingkungan, sosial maupun ekonomi, yaitu kontribusi terhadap pengurangan sampah nasional sekaligus peluang pekerjaan serta memberikan penghasilan tambahan. Apalagi, Kota Palu yang belum lama ini dilanda bencana, kemungkinan banyak warga yang kehilangan pekerjaan,” ujarnya.

Akibatnya, kata M. Kafrawi Alkafia, tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah menyebabkan sampah belum dapat dikelola secara optimal. Bahkan, banyak sampah yang tercecer dan berakhir di laut.

“80% sampah di laut berasal dari daratan, sisanya 20% dari kegiatan di laut. Sedangkan, estimasi timbunan sampah per kapita Indonesia adalah 0,7 kg/hari atau setara dengan 65 juta ton sampah dalam satu tahun,” jelasnya.

Menurutnya, ada 5 jenis sampah plastik yang mendominasi di lingkungan, yaitu kantong plastik sekali pakai, PET botol, sedotan, styrofoam dan sachet. Sementara itu, sumber utama sampah nasional yaitu 36% berasal dari kegiatan rumah tangga.

“Banyak program inisiatif yang dilakukan oleh Bank Sampah untuk mengajak masyarakat mau memilah dan membawanya ke Bank Sampah. Tujuannya adalah mengurangi jumlah sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah serta menghasilkan keuntungan ekonomi,” katanya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas