Pelayanan di kantor PT Taspen cabang Palu. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kurang lebih sekitar 65 persen pensiun ASN di Sulawesi Tengah telah mengikuti dan melakukan program enrolment Otentifikasi dari PT Taspen Persero.

Hal ini diungkapkan langsung oleh pimpinan PT Taspen Cabang Palu, Henra kepada Metrosulawesi beberapa waktu lalu. Sementara, Henra menjelaskan mulai Mei 2019 pihaknya akan melaksanakan tahap ke dua untuk enrolment Otentifikasi sekitar 35 persen.

“Jadi, kalau sekarang pensiunan itu sudah cukup melakukan Otentifikasi melalui smartphone. Tidak perlu lagi ke mitra bayar untuk mengambil uang pensiun, cukup dirumah saja lakukan Otentifikasi uang pensiunan sudah masuk ke rekening tabungan,” jelasnya.

Menurutnya, sosialisasi yang diberikan kepada pensiun maupun pra pensiun itu dilakukan dengan dua cara yaitu, sosialisasi terpusat dan sosialisasi lokal. Sementara, sampai dengan saat ini total keseluruhan pensiunan yang dikelola oleh PT Taspen Cabang Palu sekitar 29.000 orang di semua wilayah Sulawesi Tengah.

“Untuk sosialisasi di tingkat pusat di Jakarta itu sudah jelas PT Taspen memberikan edukasi dengan cara iklan di media massa nasional. Sedangkan, sosialisasi di tingkat lokal kami mendatangi instansi pemerintah, swasta dan BUMN. Serta kami juga mengiklan di koran dan media sosial,” terangnya.

Pasca bencana alam gempa bumi, stunami dan likuifaksi yang melanda Palu, Sigi dan Donggala 28 September 2018 lalu. Henra mengakui berdasarkan laporan yang masuk ke PT Taspen Cabang Palu kurang lebih sekitar 130 ASN. Baik itu pegawai provinsi, Kabupaten dan kota.

“Kalau untuk pasca bencana banyak yang melakukan klaim dari sebelumnya. Kita ada program JKK -JKM bagi pensiunan. Jadi, untuk yang meninggal karena bencana yang dilaporkan ke PT Taspen kita bayarkan terlebih dahulu Jaminan Kematian (JKM). Sementara, untuk JKK kita masih menunggu proses dari Badan Kepegawaian Daerah baru nanti kita bayarkan kekurangannya,” jelasnya

Sedangkan, kata Henra, total dana yang telah disalurkan PT Taspen Cabang Palu bagi ahli waris ASN korban bencana sudah lebih sekitar miliar rupiah. Selain itu, pihaknya juga mengelola Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK)dan pegawai non-PNS berdasarkan rekrutan dari pemerintah.

“Total dana santunan lumayan besar yang kita berikan kepada ahli waris. Karena perorangan bisa bisa dapat Rp30 juta sampai dengan Rp50 juta rupiah sesuai golongan ASN. Apalagi, kalau Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) bisa sampai Rp200 juta hingga Rp300 juta,” pungkasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas