Ilustrasi. (Foto: Ist)

Donggala, Metrosulawesi.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Donggala memastikan akan mengeksekusi terpidana Saleh Rata Lembah dan Armansyah, jika salinan putusan dari Mahkamah Agung sudah diterima.

“Saya baru dengar itu, kalau memang ada tembusan surat putusan MA masuk pasti dieksekusi, coba cek ke anggota saya kasi Pidsus atau Pidum,” kata Kepala Kejari Donggala, Yuyun Wahyudi kepada Metrosulawesi, Rabu 3 April 2019.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Donggala, Erlin yang ditemui, belum bisa memberikan keterangan detail perihal kasus yang sudah berkekuatan hukum tersebut.

“Maaf belum bisa jawab, harus memeriksa dulu dokumen apakah salinan putusan MA yang dimaksud sudah berada di sini. Nanti Kamis ke sini lagi ya,” jawabnya.

Jaksa yang bertugas sejak November 2018 ini menambahkan dia pasti akan melaksanakan eksekusi jika semua dokumen pendukung lengkap, bahkan ia meminta pihaknya dibantu dalam penyampaian informasi seputar keberdaan tersangka.

“Kami pasti mengeksekusi jika semua dokumen telah lengkap termasuk putusan MA yang anda maksud, dibantu juga kami dalam penyampaian informasi,” tutupnya.

Sebelumnya kedua terpidana divonis percobaan di Pengadilan Negeri Palu. Keduanya terbukti melanggar pasal penipuan. Jaksa penuntut umum tidak puas atas vonis tersebut kemudian mengajukan banding. Di Pengadilan Tinggi, kedua terpidana divonis dua tahun penjara. Atas vonis tersebut, keduanya mengajukan kasasi. Mahkamah Agung menolak kasasi kedua terpidana. Putusan Mahkamah Agung tertuang dalam putusan Nomor 1269 K/Pid/2017.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas