Bartholomeus Tandigala. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kota Palu dan sekitarnya diguyur hujan hingga sore hari, Jumat, 29 Maret 2019. Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Provinsi Sulteng kembali mengimbau masyarakat agar waspada.

“Masyarakat harus selalu waspada, khususnya saat sedang hujan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Sulteng Bartholomeus Tandigala kepada Metrosulawesi, Jumat, 29 Maret.

Dia mengatakan belum menerima adanya bencana sebagai dampak hujan lebat yang mengguyur Kota Palu dan sekitarnya. Namun demikian, personil BPBD selalu siaga untuk memberi pertolongan jika sewaktu-waktu terjadi bencana.

Sebelumnya, BPBD Provinsi Sulteng mengimbau warga tetap siaga dan waspada terhadap potensi bencana, khususnya gempabumi. Itu karena Sulteng, khususnya Kota Palu, sesekali masih diguncang gempa.

“Memang yang namanya gempa kita tidak bisa hindari, yang pasti kita semua harus selalu siaga dan mengantisipasi agar terhindar dari reruntuhan,” ujar Bartholomeus kepada Metrosulawesi baru-baru ini.

Dia mengatakan Sulawesi Tengah sebagai wilayah yang dilintasi beberapa sesar aktif, masyarakat sudah seharusnya selalu waspada. Sebagaimana ungkapan Gubernur H Longki Djanggola, masyarakat harus bersahabat dengan gempabumi.

Olehnya, BPBD Sulteng kata Bartholomeus masih terus menyiagakan logistik kebencanaan untuk disalurkan kepada masyarakat. Personil BPBD juga tetap siap siaga memberikan pertolongan jika sewaktu-waktu bencana terjadi.

“Kami juga membantu logistik untuk masyarakat yang masih berada di tenda-tenda pengungsian dan Hunian sementara (Huntara),” ucap dia.

Mantan Penjabat Bupati Morowali itu mengungkapkan hingga saat ini masih banyak warga tinggal di tenda-tenda pengungsian. Satgas PUPR katanya terus bekerja menyelesaikan pembangunan Huntara.

“Kami bersama Dinas Sosial masih menyalurkan logistik untuk pengungsi korban bencana gempabumi, tsunami dan likuifaksi. Sebagian logistik yang kami salurkan sumbangan NGO dan beberapa organisasi kemasyarakatan,” tandas Bartholomeus.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas