Home Hukum & Kriminal

Tiga Truk Pengangkut Pasir Tanpa Penutup Dirazia

611
Kasat Lantas Polres Palu, AKP.I Dewa Made Arda Sik, saat menunjukan kendaraan truk yang tidak menggunakan TNKB dan tidak menutup material yang diangkutnya dengan penutup terpal, yang terjaring razia. (Foto : Djunaedi/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Banyaknya keluhan masyarakat terkait pasir yang berterbangan pada truk pengangkut pasir tanpa penutup akhirnya menjadi target razia Satlantas Polres Palu.

Pada Kamis, 13 Maret 2019 Sat Lantas Polres Palu pun melakukan razia terhadap mobil dump truk di Jalan Touwa, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.

Razia yang dilakukan tersebut menyasar kendaraan dump truck yang melintas tanpa penutup material, yang dapat membahayakan pengendara lainnya, ataupun yang melakukan pelanggaran terlihat, seperti tidak adanya Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), ataupun tidak berfungsinya persyaratan teknis laik jalan seperti kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, dan lampu penunjuk arah.

Kasat Lantas Polres Palu, AKP.I Dewa Made Arda Sik, menyampaikan bahwa pihak Polres Palu menerima laporan masyarakat yang mengeluhkan mobil dump truk pengangkut pasir tidak melakukan penutupan terpal, sehingga Sat Lantas melakukan razia, dan dalam razia tersebut, pihaknya menjaring tiga unit mobil dump truk.

“Selain pelanggaran tidak melakukan penutupan terpal, tiga mobil dump truk pengangkut material pasir itu pengemudinya tidak memiliki SIM dan tidak ada STNK . Ada juga yang memiliki STNK, namun sudah kadaluarsa, sehingga dilakukan penahanan dan saat ini ketiga kendaraan tersebut berada di Satlantas Polres Palu,” ungkapnya.

Kata dia, saat melakukan penertiban dump truk pengangkut pasir di Jalan Touwa Kelurahan Tatura Selatan Kecamatan Palu Selatan tersebut difokuskan terhadap pelanggaran yang terlihat langsung.

“Truk yang kami tahan ini juga tidak menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor,” katanya.

Pelanggaran yang dilakukan oleh tiga unit mobil tersebut tentunya akan menganggu pengendara lainnya, sehingga langkah penertiban dilakukan.

“Agar tidak ada pelanggaran yang kembali dilakukan oleh para pengendara mobil dump truk, yang berpotensi menjadi penyebab terjadinya lakalantas,” tegasnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas