Anggota DPR RI, H. Ahmad M Ali. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Makin dekatnya  voting day Pemilu 2019, peserta pemilu semakin gencar melakukan sosialisasi di daerah pemilihannya masing-masing. Agar tidak di ‘semprit’ pelaksana pemilu, Anggota DPR RI, H. Ahmad M. Ali, SE, mengimbau kepada seluruh Calon Legislatif (Caleg) Partai Nasional Demokrat (NasDem) untuk mematuhi aturan yang sudah ditetapkan KPU.

Imbauan dan instruksi kepada caleg NasDem untuk patuh aturan KPU disampaikan saat berorasi di hadapan ribuan Relawan Sampesuvu di Desa Baluase, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Selasa 12 Maret 2019.

Himbauan dan instruksi ini, disampaikan Ahmad Ali, lantaran saat sesi dialog, seorang warga mengajukan uneg-uneg seputar pemberangkatan umroh bagi imam masjid.

‘’Kami tahu bapak selalu memberangkatkan imam masjid untuk ber-umroh. Tapi kenapa imam masjid kami di Kecamatan Dolo Selatan dan Barat belum ada diberangkatkan?,’’ tanya seorang warga perwakilan dari Kecamatan Dolo Barat.

Anggota DPR RI, Ahmad M. Ali orasi politik di hadapan Relawan Sampesuvu, di Desa Baluase, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Bukannya langsung menanggapi pertanyaan warga tersebut, Ahmad Ali yang juga Bendahara Umum Partai NasDem ini, justru memanggil petugas Panwas Kecamatan yang hadir memantau kegiatan silahturahmi Relawan Sampesuvu.

‘’Ada petugas Panwas Kecamatan disini? Saya minta untuk ke depan,’’ pintanya

Ahmad Ali sengaja memanggil petugas Panwas Kecamatan, selain ingin memberikan pelajaran politik kepada masyarakat, lebih khusus lagi terhadap caleg-caleg yang mengikuti tahapan pemilu yang tengah berlangsung,   

‘’Sengaja saya panggil Panwas yang ada disini, biar jelas. Terutama untuk menanggapi pertanyaan warga. Apakah bisa memberikan jawaban untuk pertanyaan dari warga tersebut. Sebab, jawaban yang diberikan pasti muaranya janji. Dan dalam aturan KPU tidak boleh memberikan janji. Saya tidak ingin memberikan jawaban lantas saya mendapat surat cinta dari panwas,’’ ujar Ahmad Ali.

Lantaran masuk kategori pelanggaran dan tidak diperbolehkan, Ahmad Ali dengan tegas tidak memberikan jawaban terhadap curhat warga seputar pemberangkatan umroh bagi imam masjid.

‘’Pertanyaannya tidak saya jawab. Soal itu akan dibahas tersendiri dan bukan disini tempatnya,’’ ujarnya.

Pemberangkatan umroh bagi imam masjid, jelas Ahmad Ali, merupakan program yang dilakukan sejak dirinya dipercayakan menjadi salah satu wakil Sulawesi Tengah di DPR RI.

‘’Sejak saya duduk di DPR RI hingga saat ini sudah mencapai 250 imam masjid saya berangkatkan untuk umroh,’’ jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Ali kembali mengingkatkan relawan maupun masyaralat untuk tidak percaya dengan fitnah yang diarahkan kepada pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

‘’Banyak fitnah dan hoaks yang ditujukan kepada Jokowi dan Ma’ruf Amin. Tapi itu semua terbantahkan dengan sendirinya. Rakyat sekarang sudah pintar dan tidak bisa dibodohi. Kalau masih ada melakukan hal ini. Usir atau lapor segera ke polisi,’’  ujarnya.

Mengakhiri orasinya, Ahmad Ali menegaskan dua agenda besar yang harus dimenangkan pada 17 April mendatang.

‘’Agenda besar yakni menangkan pilpres dengan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dan menangkan caleg-caleg dari NasDem,’’ pungkasnya yang disambut aplous ralwan dan masyarakat. (*)

Ayo tulis komentar cerdas