Home Pendidikan

PGRI Desak Pencairan Tunjangan Khusus Tahap II

Nursalam. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) secara kelembagaan mendesak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera mencairkan tunjangan khusus tahap II untuk guru-guru yang terdampak bencana di Sulteng.

“Pengurus Besar PGRI sudah menyampaikan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan karena anggarannya ada di Kemendikbud,” ungkap Ketua PGRI Sulteng Nursalam kepada Metrosulawesi, Selasa, 5 Maret 2019.

Dia mengatakan dalam waktu dekat PGRI Sulteng juga akan melakukan koordinasi dengan Disdikbud provinsi dan kabupaten/kota terdampak bencana. PGRI dan Disdikbud akan duduk bersama membahas kejelesan pencairan tunjangan khusus tahap II.

“Mungkin dalam satu atau dua hari kedepan akan kami komunikasikan karena ini tanggungjawab bersama,” ucapnya.

Nursalam mengimbau guru penerima tunjangan khusus tahap II agar bersabar dan tetap menjalankan tugas sebagai pendidik. PGRI kata dia akan mengawal kejelasan pencairan tunjangan khusus tahap II.

“Yang namanya birokrasi tentu bisa cepat atau lambat, mohon diterima dengan sabar, jangan ada negatif thingking, saya kira ini hanya persoalan administrasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu H Ansyar Sutiadi mengungkapkan pencairan tunjangan khusus tahap II masih menunggu kepastian dari Kemendikbud RI. Olehnya itu para guru diharapkan bersabar dan fokus mengajar.

“Untuk penyaluran dana tunjangan tersebut, pasti akan melalui rekening masing-masing guru, namun untuk jumlah penerimaan tahap kedua ini, kami tidak dapat memastikan berapa angkanya. Sebab yang memastikan anggaran itu langsung Kemendikbud RI,” ujar Ansyar di Palu, Senin, 4 Maret 2019.

Ansyar mengungkapkan pihaknya tidka pernah berjanji kepada para guru di Palu terkait waktu pencairan dana tersebut.

“Kami juga tidak pernah menjanjikan para guru, sebab harapan kami di Februari, namun sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi terkait pencairan tunjangan khusus tersebut,” katanya.

Menurut Ansyar, perhatian Mendikbud RI kepada para guru di daerah terdampak bencana luar biasa. Kata dia, tidak ada kementerian lain seperti Kemendikbud RI.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas