Home Palu

Pencairan Tunjangan Khusus Tahap II Tak Jelas

H Ansyar Sutiadi. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu H Ansyar Sutiadi mengungkapkan pencairan tunjangan khusus tahap II untuk guru-guru yang terdampak bencana di Palu masih menunggu kepastian waktu penyalurannya dari Kemendikbud RI. Olehnya itu para guru diharapkan bersabar dan fokus mengajar.

“Untuk penyaluran dana tunjangan tersebut, pasti akan melalui rekening masing-masing guru, namun untuk jumlah penerimaan tahap kedua ini, kami tidak dapat memastikan berapa angkanya. Sebab yang memastikan anggaran itu langsung Kemendikbud RI,” ujar Ansyar di Palu, Senin, 4 Maret 2019.

Ansyar mengungkapkan pihaknya tidka pernah berjanji kepada para guru di Palu terkait waktu pencairan dana tersebut.

“Kami juga tidak pernah menjanjikan para guru, sebab harapan kami di Februari, namun sampai saat ini kami belum mendapatkan informasi terkait pencairan tunjangan khusus tersebut,” katanya.

Menurut Ansyar, perhatian Mendikbud RI kepada para guru di daerah terdampak bencana luar biasa. Kata dia, tidak ada kementerian lain seperti Kemendikbud RI.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Ketenagaan Disdikbud Palu Imam Sutarto mengungkapkan penerima tunjangan khusus dari Kemendikbud RI baik itu ASN maupun non ASN sebanyak 3.961 guru.

Kata dia, guru yang menerima tunjangan ini perorang dan nilainya bervariasi. Bagi penerima guru ASN nominalnya Rp1,5 juta di kali tiga bulan, maka diterima Rp4,5 juta dipotong pajak. Sementara yang non ASN jumlahnya Rp2 juta dibayarkan tiga bulan maka Rp6 juta, dipotong pajak.

“Untuk tahap pertama para guru menerima tunjangan tiga bulan, tetapi sebagaimana komitmen Mendikbud RI rencananya dibagikan enam bulan, maka tiga bulannya dicairkan bulan November ini dulu, kemudian tahap kedua dicairkan pada Februari 2019,” katanya.

Imam mengungkapkan bantuan ini merupakan sebuah apresiasi yang luar biasa dari pemerintah, karena satu-satunya ASN yang mendapatkan tunjangan gempa dan tsunami hanya guru.

“Olehnya itu guru harus menyadari dan memahami betapa perhatian pemerintah cukup besar kepada guru-guru. Kami berharap kepada guru-guru untuk meningkatkan kinerja, bekerja ikhlas demi peningkatan mutu pendidikan yang lebih baik,” harapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas