Home Ekonomi

Pasar Murah 2019 Meningkat 25 Persen

251
Warga berburu telur di lokasi Pasar Murah. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kegiatan pasar murah yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan provinsi Sulawesi Tengah baru dua kali diadakan mengalami peningkatan kurang lebih sekitar 25 persen.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Sulawesi Tengah, Arief Latjuba saat menghadiri kegiatan pasar murah, Selasa (26/2/2019).

“Kami sampaikan bahwa pada pelaksanaan pasar murah menyambut tahun baru Imlek kemarin itu terjadi transaksi mencapai Rp411.663.200 naik dari kegiatan pasar murah Imlek tahun 2018,” ungkapnya.

Menurutnya, biasa menjelang hari besar keagamaan ditandai dengan berbagai gejolak kenaikan (fluktuasi) harga yang akan terjadi di setiap pasar. Oleh karena itu, melalui kegiatan pasar murah harga kebutuhan pokok dapat ditekan.

“Agar harga dipasaran tetap stabil dan juga membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, untuk bersama menjaga mendekatkan ke pihak konsumen,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan pasar murah menyambut hari raya Nyepi tahun baru Saka 1941/2019 diadakan di lapangan sepak bola Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore.

“Sebenarnya, kegiatan pasar murah menyambut hari Nyepi kami adakan di Bukit Jabal Nur dekat dengan Pura atau pusat peribadatan umat Hindu. Tapi, tahun ini kami gelar di sini karena di sana masih sunyi dan masih tahap renovasi Pascah bencana,” terangnya.

Peserta pasar murah terdiri dari instansi BUMN yaitu, Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), Bulog dan Pertamina. Sedangkan dari Pemerintah terdiri dari Perwakilan Bank Indonesia (BI), Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Sulteng para distributor yang lain.

“Demikian pula, Cv Garindo, Anugerah Jaya, Indofood, Hypermart, Matahari Departemen Store, Alfamidi, Carefour,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas