Faizal Anwar. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Sulawesi Tengah selama Februari 2019 sebesar 93,72 persen, turun 1,47 persen dibandingkan NTP bulan lalu. Hal ini disebabkan penurunan NTP pada seluruh subsektor kecuali subsektor perikanan yang naik 0,39 persen.

“NTP kita kembali mengalami penurunan. Kenaikan harga yang harus dikeluarkan oleh petani jauh lebih tinggi dari harga yang diterima petani,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah Faizal Anwar, Jumat 1 Maret 2019.

Penyebab tekornya petani pada Februari karena indeks harga yang diterima petani (It) turun sebesar 1,38 persen sedangkan indeks harga yang dibayar petani (Ib) mengalami kenaikan sebesar 0,09 persen.

NTP tertinggi terjadi pada subsektor perikanan sebesar 106,70 persen, sedangkan NTP terendah terjadi pada subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 81,66 persen.

Sementara Nilai Tukar Usaha Rumahtangga Pertanian (NTUP) sebesar 104,47 persen atau mengalami penurunan sebesar 1,73 persen dibandingkan Januari.

Di tingkat nasional, NTP bulan Februari 2019 mengalami penurunan sebesar 0,37 persen, demikian juga NTUP mengalami penurunan sebesar0,73 persen.

“Nilai Tukar Petani dan Nilai Tukar Usaha Petani di tingkat nasional pada bulan Februari 2019 masing-masing sebesar 102,94 dan 111,18,” jelasnya.

Reporter: Tahmil Burhanudin
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas