Nozomi Motor Niaga cocok untuk UMKM. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Seiring pertumbuhan usaha kecil, menengah dan koperasi turut mendongkrak permintaan kendaraan niaga roda tiga. Nozomi sebagai salah satu pemain di segmen ini turut merasakan langsung dampak dari pergerakan ekonomi kecil dan menengah.

Admin PT. Alfa Global Indonesia cabang Palu, Rahma menjelaskan Nozomi menawarkan berbagai varian mesin dan kegunaan, mulai dari 110 cc water-cooler, 150 cc air-cooler & water-cooler, 200 cc water-cooler hingga 250 cc water-cooler. Kapasitas mesin Nozomi disesuaikan dengan kebutuhan daya angkut dan kondisi jalan.

“Diler kami di Jalan Dewi Sartika No.86 B Palu. Motor niaga Nozomi yang menggondol mesin asal Cina dapat digunakan sebagai operasional angkut sampah, motor toko/moko, motor bakmi atau bubur, tangki susu segar, galon air dan gas, motor jualan buah-buahan dan snack, pariwisata, motor listrik Srikandi untuk wanita, dan sebagainya,” jelasnya, Selasa 19/2/2019.

Menurutnya Rahma dengan segmentasi UMKM, pedagang, dan usahawan, Nozomi hadir untuk menjadi partner dalam kelancaran kegiatan distribusi dan mengembangkan efektifitas serta produktifitas usaha-usaha di Indonesia khususnya Kota Palu.

“Bila ingin mengembangkan ide lainnya, pihak pembuat atau produsen sudah siap dengan beberapa ide, seperti bak sampah, ambulans, pemadam kebakaran, sampai boks pikap untuk mengangkut parsel atau paket,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, dari segi produk, Motor Tiga Roda Nozomi memiliki karakter serta kelebihan tersendiri. Selain dari segi penjualan, branding Nozomi diperkuat oleh adanya after sales service serta penyediaan sparepart bagi konsumennya.

“Kami menghadirkan pelayanan home service. Artinya kami akan melakukan jemput bola kepada konsumen kami yang membutuhkan servis, dan juga dalam penyediaan spare part,” kata Rahma.

Fitur-fitur motor ini juga lebih canggih. Seperti lampu rem dengan model LED, tutup tangki minimalkan kebocoran dan yang paling sip, alas bak terbuat dari pelat bordes dengan ketebalan 2 mm. Sehingga mengangkut barang yang berat tetap aman. Bagian bawahnya juga terbilang cukup kuat.

“Harga Motor Roda Tiga Nozomi yang di perjualkan sesuai dengan wilayah seperti Sulteng 1 terdiri dari Palu, Sigi dan Donggala. Sementara, wilayah Sulteng 2 terdiri dari Parigi dan Poso. Sedangkan, Wilayah Sulteng 3 terdiri dari Tolitoli, Buol dan Luwuk Banggai,” terangnya.

Tak hanya sampai disitu, all varian Nozomi sangat irit konsumsi BBM. Dimana setiap 1 liternya mampu menempuh jarak 23-26 kilo meter. Selain itu, saat ini menyediakan beragam karoseri atau rumah-rumah kendaraan yang dibangun di atas rangka, sepeda motor, mobil atau chasis khusus, sesuai dengan yang diinginkan pebisnis menunjang kegiatan usahanya.

”Banyak sekali berbagai macam karoseri yang diinginkan, jadi tidak perlu khawatir semuanya ada dan sangat aman untuk dipakai. Salah satu di antara yang meyakinkan konsumen bahwa kendaraan roda tiga tepat untuk mendukung bisnis atau pelaku usaha karena kualitas barang yang dipasarkan tidak jauh berbeda dengan roda empat serta didukung juga dengan sistem keamanan si pengendara,” katanya

Lanjut dia, ada beberapa spesifikasi dan harga yang disediakan mulai dari Srikandi 110 cc berkisar Rp 25 – Rp27 juta, Azabu 150 cc berkisar Rp 30 – Rp32 jutaan, Azabu 200 cc berkisar Rp 33 – Rp35 jutaan, dan Azabu 250 cc Rp 39- Rp41 jutaan.

“Termurah dari harga Rp25 Juta, sedangkan termahal sampai Rp83 juta rupiah tipe motor Ambulance High Spec,” jelasnya.

Ia mengatakan kemungkinan ke depan pihaknya akan bekerja sama dengan pihak instansi pemerintah maupun swasta dalam hal produk Nozomi sebagai kendaraan niaga atau serba guna tersebut. Ia juga mengungkapkan di tahun 2018 pemerintah Kabupaten Sigi memiliki program “Sigi Hijau”. Sehingga membeli kendaraan Nozomi sebanyak 74 unit.

“Kami baru sekitar sepuluh bulan berada di kota Palu untuk memasarkan produk ini terhitung dari April 2018. Alhamdulillah, sudah sekitar 90 unit yang terjual hingga saat ini. Dinas Pertanian juga memesan kendaraan ini untuk diserahkan ke wilayah Kabupaten Banggai,” ungkapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas