Jenazah yang diduga korban bencana, saat ditemukan masyarakat Tondo. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Warga Jalan Dayo Dara, Kelurahan Tondo, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat yang diduga korban bencana alam tsunami yang terjadi pada bulan September tahun lalu.

Kapolres Palu, AKBP Mujianto SIK saat dikonfirmasi melalui seluler, Sabtu 23 Februari 2019, mengatakan bahwa, penemuan mayat tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang bernama Khairul (51), warga jalan Kalonjo, Rt 01/Rw 07, Kelurahan Tondo pada pukul 17.45 Wita, Jumat 22 Februari 2019.

Saat itu Khairul hendak memasang pukat, namun terkejut saat melihat ada beberapa ekor anjing yang menggonggong pada sesuatu.

“Saat Khairul mendekati benda tersebut, dirinya terkejut saat melihat, benda yang dihadapannya adalah sesosok mayat yang sudah tidak utuh dikarenakan sebagian sudah berbentuk tulang belulang,” terang Mujianto.

Dia menambahkan, saat itu saksi langsung melaporkan penemuannya ke warga dan langsung meneruskan ke pihak kepolisian Sektor Palu Timur dan memindahkan jasad tersebut jauh dari bibir pantai.

“Iya, jasad yang ditemukan itu sudah tidak utuh lagi, sudah tinggal kerangka, diduga merupakan salah satu korban bencana alam lalu. Untuk identitasnya, termasuk jenis kelamin jenazah sudah tidak dapat diketahui lagi,” tegasnya.

Hari itu juga, jenazah langsung dikebumikan di pekuburan masal korban bencana alam, di wilayah Poboya.

“Langsung dikebumikan di pekuburan masal Poboya,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas