Rudi Asiko, SPd. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Anggota Komisis II DPRD Sigi Rudi Asiko meminta Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Horticultura Kabupaten Sigi untuk segera merealisasikan pembuatan sumur dangkal dan sumur bor.

Hal itu disampaikan guna mengatasi kekeringan lahan pertanian sebagai upaya percepatan langkah alternatif bagi para petani di Sigi untuk bercocok tanam sambil menunggu rekonstruksi dan rehabilitasi saluran primer gumbasa yang rusak berat akibat gempa 28 September lalu.

“Tidak mungkin para petani menunggu selama dua tahun, sementara kekeringan di sawah sawah petani itu sangat mendesak dan membutuhkan air,” tegas Politisi NasDem ini saat ditemui, Jumat, 22 Februari 2019.

Berdasarkan hasil reses dan pantauan di lapangan kata Rudi, rata-rata masyarakat ini ingin bercocok tanam, namun yang menjadi kendala adalah sulitnya sumber air yang mereka butuhkan.

Menurut Rudi di Dinas terkait ada program benih bibit padi ladang, jagung dan kedelai untuk lahan sekitar 3500 hektar yang sekitar 1000 hektar sudah terdistribusi ke kelompok tani, namun belum bisa ditanam karena kurang sumber air.

“Kami di Komisi II sangat mengkhawatirkan ancaman kelaparan, jika sumber daya air untuk kebutuhan pertanian tidak lekas segera diatasi,” kata Rudi.

Reporter: Firmansyah Badjoki
Editor: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas