TINJAU LOKASI - Gubernur H Longki Djanggola didampingi Kepala Disbunak Sulteng Nahyun Biantong saat meninjau lokasi rencana peternakan sapi di Napu Kabupaten Poso pada Ahad, 26 November 2017 lalu. (Foto: Dok Metrosulawesi)
  • Ternak Belum Ada, Lokasi Tak Masuk Dalam RTRW

Palu, Metrosulawesi.id – Rencana lokasi peternakan seribu sapi seluas 320 hektare di Desa Alitupu, Lembah Napu, Kabupaten Poso ternyata sampai saat ini mandek. Kepala Bidang Peternakan Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Sulteng Sitti Wahdaniah mengungkapkan mandeknya rencana lokasi peternakan tersebut karena tidak masuk sebagai lahan pengembiakan sapi dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Poso.

“Setelah kami koordinasi dengan Bupati Poso ternyata lokasi itu belum masuk dalam RTRW sebagai kawasan pengembangan peternakan. Tapi kami terus upaya komunikasi agar sebaiknya RTRW itu ditinjau ulang,” ungkap Sitti di Palu, Senin, 18 Februari 2019.

Dia menerangkan penetapan Desa Alitupu sebagai rencana lokasi peternakan seribu sapi karena keberadaan padang sabana di wilayah itu sebagai pakan. Peternakan di Desa Alitupu awalnya diharap dapat mendukung program Gubernur H Longki Djanggola mewujudkan Sulteng sejuta sapi pada 2021.

“Untuk bisa jadi lokasi peternakan kita ada pedomannya, ada persyaratan wajib, tidak bisa diabaikan. Salah satu persyaratannya lokasi harus clear and clean ditetapkan dengan SK Bupati Poso. Sebenarnya pak bupati sudah mau mengeluarkan rekomendasi, tapi setelah berkoordinasi dengan Bagian Hukum Setda Kabupaten Poso, tidak jadi dikeluarkan karena ada Perda RTRW yang harus ditaati,” terang Sitti.

Selain lokasi yang mandek, Sitti juga mengungkapkan seribu ekor sapi jenis brahman cross bantuan dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian yang harusnya diternakkan di Desa Alitupu belum ada kejelasannya. Padahal seharusnya paling lambat awal tahun 2018 bantuan seribu sapi sudah harus didatangkan ke Desa Alitupu.

“Bantuan ternak sapi juga sampai sekarang belum ada, masih berproses, belum bisa kami pastikan. Tapi pak Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak sudah menyampaikan April sudah ada kejelasan kapan bantuan sapi didatangkan ke Sulawesi Tengah,” tandas Sitti.

Seperti diketahui, rencana lokasi peternakan seribu sapi di Desa Alitupu, Lembah Napu, Kabupaten Poso sudah digembar-gemborkan Pemprov Sulteng melalui Disbunak sejak 2017 lalu. Bahkan Gubernur Longki telah meninjau langsung padang sabana di Desa Alitupu pada 26 November 2017. Saat itu Longki didampingi Kepala Disbunak Nahyun Biantong yang kini telah masuk purnabakti.

Longki dalam kesempatan tersebut saat berbincang dengan Kepala Desa Alitupu dan Camat Lore Utara mengungkapkan masyarakat dipastikan akan mendapat keuntungan secara ekonomis apabila program ternak seribu berjalan dengan baik.

“Karena masyarakat akan dilibatkan dan dibina oleh pemerintah daerah. Nanti kalau sudah jadi, sudah jalan, dan sudah mulai beranak pinak, anak sapi itu akan dibagi ke masyarakat. Kemudian masyarakat boleh menjualnya setelah anak sapi tersebut besar dan beranak pinak lagi. Yang pasti sapi harus terus bertambah, jangan berkurang,” ungkap Longki.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas