Home Donggala

Masykur: Akibat Jalan Rusak Ibu Melahirkan di Jalan

236
Wakil Ketua Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muh Masykur, meninjau langsung lokasi jalan yang rusak parah di Desa Tinauka, kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala. (Foto: Ist)

Donggala, Metrosulawesi.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tengah, Muhammad Masykur menyampaikan betapa masih banyak pekerjaan rumah yang mesti segera direspon oleh pemerintah daerah, khususnya infrastruktur jalan di wilayah terpencil, seperti di Desa Tinauka Kecamatan Riopakava Kabupaten Donggala.

Menurut Pangka, tokoh masyarakat, salah satu permasalahan utama adalah jalan yang menghubungkan antar dusun dua dan dusun tiga. Jalan tersebut dibuka secara swadaya gotong royong agar supaya tidak jauh, karena jalan transmigrasi yang dibangun jauh memutar dan rawan.

“Karena dibuka secara swadaya, jadi ya kita semua tahu pasti tidak layak dan serba kekurangan. Tiap kali hujan jadi kubangan. Kemudian kami timbun lagi, tapi tidak tahan lama rusak lagi dan kembali seperti kubangan,” ujar Pangka.

Karena kondisi jalan seperti itu sehingga tidak bisa sembarang dilalui oleh kendaraan motor. Apalagi bagi perempuan karena tidak aman dan rawan celaka. Pernah ada ibu yang terpaksa harus melahirkan di tengah jalan karena saat dibawah tidak bisa lagi sampai di Puskemas Pembantu (Pustu).

Menyikap permasalahan warga itu, Masykur berharap pemerintah daerah bisa potret kondisi di daderah tersebut. Bahwa ada jalan yang dibuka secara swadaya oleh warga, namun tidak layak dilalui.

“Karena apa pun itu, kahadiran negara selalu dinanti oleh warga. Wujud negara hadir jika sudah nampak berupa realisasi atas pemenuhan kebutuhan mendesak warga,” kata Masykur saat meninjau kondisi infrakstruktur di Desa Tinauka.

Percepatan pembukaan akses jalan sebagai arus mobilitas warga di wilayah pinggiran memang sudah sepatutnya dipacu dan diselaraskan dengan program pemerintah pusat, yakni visi pembangunan kawasan pinggiran.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas