Para siswa usia dini korban bencana gempa bumi, likufaksi, dan tsunami di PASIGA mendapat boneka di program inner healing yang digelar Bersamakita.com dan Kopi Kapal Api Indonesia di Kecamatan Pinembana, Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. (Foto: Dok bersamakita.com)
  • Inner Healing Bersamakita.com dan Kopi Kapal Api Indonesia

Donggala, Metrosulawesi.id – Bersamakita.com memberikan bantuan berupa boneka kepada anak-anak usai dini  korban bencana gempa bumi, likuifaksi dan tsunami yang melanda Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala (PASIGALA),  pemberian boneka kepada anak-anak korban bencana sebagai salah satu bentuk pemulihan mental (inner healing).

Bertempat di Kecamatan Pinembani, Kabupaten Donggala, sedikitnya 150 boneka diberikan kepada anak-anak usia dini yakni taman kanak-kanak dan siswa Sekolah Dasar, Sabtu (16/02/2019). Pemberian boneka kepada anak usia dini korban bencana, merupakan kegiatan Bersamakita.com kesekian kalinya. Sebelumnya, pemberian boneka dilakukan kepada anak-anak korban bencana di Kota Palu dan Kabupaten Sigi.

Salah satu siswa sekolah dasar yang mendapatkan boneka. (Foto: bersamakita.com)

Dr. Muhammad Bakri, anggota Bersamakita.com, mengatakan komunitas Bersamakita.com merupakan civitas Arsitektur Universitas Tadulako. Salah satu kegiatan yang dilakukan yakni peduli terhadap kemanusiaan. Seperti yang dilakukan pasca gempa, likuifaksi dan tsunami yang melanda PASIGA.

‘’Salah satu kegiatan kami bagaimana membantu  pemulihan kondisi  para korban bencana. Seperti pemberian boneka kepada anak-anak usia dini.  Target utamanya anak-anak usia dini yang menjadi korban bencana lalu, kembali tersenyum,’’ kata Muhammad Bakri.

Dijelaskan Muhammad Bakri, dalam kegiatan yang dilakukan, Bersamakita.com bekerjasama dengan berbagai pihak. Misalnya dalam pemulihan mental anak-anak, mendapat dukungan dari perwakilan Kopi Kapal Api di Sulawesi Tengah.

‘’Alhamdulillah, CEO Kopi Kapal Api Indonesia, Paulus Nugroho  respon dan sangat membantu  pemberian donasi boneka dalam program inner helaing terhadap  korban bencana di PASIGALA,’’ jelasnya. (*)

Reporter: Fikri Alihana

Ayo tulis komentar cerdas