Pertemuan Yayasan Alkhair dengan Walikota Palu, Hidayat di ruang kerja Walikota, Jumat, 15 Februari 2019. (Foto: Pataruddin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Alkhair Foundation Inggris siap membangun 400 unit hunian tetap (huntap) bagi korban bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi di Kota Palu.

Perwakilan Alkhair Foundation Indonesia, Harsono mengatakan, secepatnya dibangun di Tondo-Talise, bila lahan sudah siap.  

“Secepatnya dibangun,” kata Harsono, di ruang kerja Walikota Palu, Jumat (15/02/2019).

Menurut Harsono, pihaknya senang karena Walikota Palu pro aktif mendeteksi kebutuhan bagi warganya yang menjadi korban bencana. Rumah yang dibangun mengacu pada konsep tahan gempa.

Selain rumah, Alkhair Foundation yang berkantor pusat di Inggris itu, juga akan membangun sarana umum, sosial dan pendidikan. Dalam membangun hunian tetap nantinya, akan bermitra dengan kontraktor dan tenaga kerja lokal. “Ini bentuk pemberdayaan masyarakat terdampak bencana,” kata Harsono.

Walikota Palu, Hidayat, mengapresiasi Alkhair Foundation untuk membangun hunian tetap di Kota Palu.

“Kita sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak dalam mempecepat pembangunan pasca bencana di Kota Palu,” ujar  Hidayat.

Diungkapkan Hidayat,  saat ini sejumlah lahan sudah dipersiapkan seperti di Kelurahan Tondo, Talise dan Duyu. Selain itu, juga Yayasan Buddha Tzu Chi. siap membangun 2.000 unit hunian tetap, juga di kelurahan yang sama,  1.200 unit di Duyu oleh Kementerian PUPR serta Petobo.

“Kita berharap segera bisa dimulai pembangunan hunian tetap,” ungkapnya.  

Hanya saja, lanjut Hidayat, rencana groundbreaking tertunda. Sedianya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo, 15 Februari. Namun karena masih adanya tarik menarik di lahan yang akan dibangun hunian tetap. Hidayat berharap agar masalah cepat selesai dan pembangunan hunian tetap bisa dimulai.(*)

Reporter: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas