Anggota komisi-Vll DPR-RI, H. Ahmad Ali.(Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Anggota Komisi VII DPR RI, Ahmad M Ali, menyampaikan bahwa Presiden RI, Joko Widodo, merupakan pemimpin yang pro dan mendukung rakyat, khususnya korban bencana. Hal itu diturakan saat penyerahan bantuan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga-Surya (PJU-TS) di Kota Palu. Kamis 3 Februari 2019.

Ahmad Ali menjelaskan bahwa bantuan PJU-TS dari Kementerian ESDM adalah satu wujud kehadiran negara terhadap masyarakat. Selain Itu, pemerintah Indonesia selalu mendukung keinginan serta pendapat dari rakyat.

“Kalau kita harus berterima kasih, pastinya berterima kasih bukan kepada saya, tapi kita harus terima kasih kepada presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo (Jokowi). Yang kemudian menginisiasi dan selalu hadir dengan program pro kerakyatan,” jelas Ketua Fraksi Nasdem DPR RI ini.

Ahmad Ali menceritakan sedikit terkait lampu PJU-TS yang merupakan program pemerintah pusat yang kemudian diimplimintasikan oleh Kementerian ESDM, dan kemudian menjadi mitra anggota komisi-Vll DPR RI.

“Menteri ESDM berkeinginan anggota Komisi Vll DPR RI yang menjadi mitra kerjanya, lebih leluasa mengusulkan program khususnya bagi daerah pemilihannya. Berdasarkan itu, kami diberikan amanah dan keleluasan untuk mengusulkan apa yang menjadi kepentingan daerah yang kami wakili,” ucap Ahmad Ali.

Lanjut mantan Ketua DPW Nasdem Sulawesi Tengah ini, sejujurnya Kota Palu tidak menjadi daerah tujuan dari penyebaran aspirasi dari program ini. Dikarenakan, saat itu Kota Palu, Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah ini merupakan daerah elektrikal.

“Waktu penetapan titik tersebut saya peruntukan untuk daerah luar yang secara elektrikal masih sangat minim. Tapi, kemudian tanggal 28 September 2018 telah terjadi bencana yang tampa kita duga meluluhlantakan daerah Palu, Sigi dan Donggala. Sehingga, tentu terjadi pengurangan listrik, kerusakan jaringan dan lain-lain. Maka saat itu saya langsung mengusulkan agar masyarakat yang terdampak bencana yang harus diberikan lampu Penerangan Jalan Umum Tenaga-Surya (PJU-TS) khususnya lembah Palu,” tuturnya.

konsekwensi yang dilakukan oleh Ahmad Ali sudah termasuk baik. Secara langsung telah memberikan semangat baru dan bangkit bagi warga korban bencana. Selain itu, Ahmad Ali mengatakan untuk daerah yang belum mendapatkan lampu PJU-TS akan ditanggung oleh dirinya.

“Dengan konsekwensi saya harus menanggung itu dan terpaksa untuk daerah-daerah luar saya optimis memenuhi janji tersebut. Insya Allah hari Jumat 15 Februari 2019 akan ada pengiriman dari Kementerian ESDM 300 unit lampu. Walaupun belum memenuhi semua yang saya janjikan, tapi paling tidak bisa sedikit mengobati warga,” kata Ahmad Ali.

Menurutnya, seorang politisi bukan hanya sekadar harus mencari rezeki tetapi harus mampu mewakili aspirasi rakyat. Serta dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat dan berguna bagi masyarakat dan daerahnya. Sementara sejak duduk di DPR RI, Ahmad Ali mengaku telah memberangkatkan sebanyak 200 imam masjid menunaikan ibadah umrah.

“Ini perlu disampaikan karena masyarakat harus bisa memilih dan membedakan dengan anggota DPR yang lain. Saya menjadi anggota DPR RI bukan hanya mencari pekerjaan, saya niat ikhlas membantu rakyat. Perlu diketahui gaji saya selama menjadi anggota komisi-Vll DPR-RI demi Allah satu rupiah pun gaji tidak pernah saya terima. Semua gaji saya wakafkan seluruhnya untuk imam masjid,” ungkapnya.

Reporter: Fikri Alihana, Eddy
Editor: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas