Kondisi jembatan desa Baliara saat ini. (Foto: Zoel Fahry/ Metrosulawesi)

Parimo, Metrosulawesi.id – Warga Dusun 3 Jono Desa Baliara Kecamatan Parigi Barat Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), keluhkan kondisi Jembatan Baliara yang kini mau rehab tapi tidak dibuatkan jembatan darurat.

“Kami mengeluh dengan pihak dinas terkait, karena hingga saat ini belum membuat jembatan darurat untuk dilewati warga,” ungkap Ramadhan pada Metrosulawesi melalui ponselnya, senin 11 februari 2019.

Menurut Ramadhan, bahwa dengan tidak dibuatnya jembatan darurat atau jembatan sementara, dirinya bersama warga lainnya sangat khawatir dengan anak anak mereka yang pergi ke sekolah, karena jembatan tersebut merupakan jalan alternatif bagi anak mereka ke sekolah.

“Saya bersama warga dusun 3 Jono desa Baliara merasa khawatir jika anak mereka melintas di bawah jembatan tersebut untuk pergi ke sekolah, kami khawatir dengan cuaca yang saat ini tidak baik,” kata Ramadhan.

Ramadhan berharap, pihak dinas terkait segera membangun kembali jembatan tersebut.

“Jembatan tersebut merupakan jalan kami dan anak kami ke desa Baliara untuk pergi kerja dan ke sekolah, karena selama jembatan tersebut dibongkar atau direhab, kami selalu berputar arah jika mau ke rumah sakit atau ke desa tetangga,” tutur Ramadhan.

Hendra Bangsawan. (Foto: Zoel Fahry/ Metrosulawesi)

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Parimo, Hendra Bangsawan mengatakan, bahwa dalam waktu dekat ini pihaknya akan segera membangun kembali jembatan Desa Baliara tersebut dengan anggaran pembangunan jembatan sebesar 1 miliar.

“Untuk itu, dalam waktu dekat ini kami akan segera membangun kembali jembatan desa baliara itu, karena sebelumnya jembatan tersebut hanya memakai besi dan beralaskan kayu, sehingga dengan kembali dibangunnya jembatan tersebut kami akan mengaspalnya, agar jembatan tersebut bisa dilalui mobil besar,” ungkap Hendra sapaan akrabnya pada Metrosulawesi di ruang kerjanya, Senin 11 Februari 2019.

Hendra mengatakan, bahwa bukan hanya jembatan Desa Baliara yang pihaknya kerja tahun 2019 ini, tetapi pihaknya juga membangun jembatan Desa Lemusa menuju desa Gangga, dan jembatan desa Olobaru menuju desa Lemusa.

“Tahun 2019 ini kami membangun tiga jembatan yakni jembatan desa Baliara, jembatan desa Lemusa menuju desa Gangga dan jembatan desa Olobaru menujuh desa Lemusa,” pungkasnya.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas