Palu, Metrosulawesi.id – Satreskrim Polres Palu berhasil meringkus pelaku pencurian tas yang berisikan emas 50 gram serta uang tunai Rp15 Juta berdasarkan LP-B/ 1898/XI/2018/Sulteng/Res Palu,tanggal 14 November 2018.

Kasat Reskrim Polres Palu, AKP Kristian Holmes Saragi,SIK, melalui KBO Satreskrim Polres Palu, Ipda Rislan mengatakan, bahwa pelaku yakni MA alias Pacong melakukan pencurian bersama saudara IN yang kini masih DPO, dengan cara berboncengan menggunakan sepeda motor.

Saat tengah melintas di Jalan Tanjung Pangimpuan, lanjut Ipda Rislan, para pelaku melihat ada tas di atas dashboard pijakan kaki, kemudian saudara IN memberhentikan sepeda motornya, pelaku pun kemudian turun mengambil tas warna hitam itu.

“Kejadian itu terjadi hari Rabu, 14 November 2018 sekitar pukul 18.00 wita di Jalan Tanjung Pangimpuan Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu,” ujarnya.

Ipda Rislan menjelaskan, awal penyelidikan, polisi berhasil mengamankan saudara IS alias ACEP, Senin, 4 Februari 2019 di Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi. Kepada polisi Is alias Acep mengaku mendapatklan handphone merek Samsung S7 Edge warna silver dari pelaku MA alias Pacong yang tak lain warga Kabupaten Sigi.

“Dari dua orang ini, uang sebesar Rp15 Juta itu mereka katakan sudah digunakan,” katanya.

Ia juga menambahkan, saat melakukan aksinya, para pelaku berhasil membawa kabur sebuah tas jinjing wanita warna hitam, yang didalamnya berisikan satu unit Handphone merek Samsung S7 Edge,Handphone merk Xiaomi note 3, gelang emas 5 buah dengan masing-masing berat 5 gram, sehingga totalnya 25 gram, dan satu kalung emas 5gram.

Selanjutnya, satu buah cincin permata belahan dengan berat 5 gram, satu pasang gelang anak berat 5gram, satu buah cincin anak dengan berat 1 gram, satu buah cincin anak dengan berat 2 gram, sepasang gelang anak total 5gram , satu pasang giwang anak mas putih 1 gram, satu pasang giwang anak 3 gram dan satu pasang giwang permata belahan 4 gram.

“Sehingga apabila di totalkan 50 gram emas,” urainya.

Saat ini polisi telah menahan dua tersangka, yakni MA alias Pacong dan IS alias Cacep, yang masing – masing telah melanggar pasal 363 ayat (1) KUHP dan pasal 363 ayat (1) KUHP.

“Sedangkan tersangka lainnya yakni IN masih DPO,” tutup Ipda Rislan.

Reporter: Eddy
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas