Home Parigi Moutong

Laporkan Jika ASN Terlibat Politik Praktis

TEKEN - Penandatanganan nota kesepahaman Pemerintah Parimo dan Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Parimo. (Foto: Zoel Fahry/ Metrosulawesi)

Parimo, Metrosulawesi.id – Wakil Bupati Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Badrun Nggai menegaskan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemda Parimo tetap menjaga Netralitas sebagai ASN. ASN tidak diperbolehkan ikut politik praktis apalagi sampai menjadi tim sukses.

“Untuk itu, saya minta dalam tahun politik ini, tidak ada ASN memaksakan orang untuk memilih calon tertentu karena jika terbukti maka akan ada sanksinya,” tegas Badrun Nggai saat Sosialisasi Netralitas ASN pada Pemilu 2019, di salah satu hotel di Parigi, Selasa 12 Februari 2019.

Lanjut dia, bahwa jumlah Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Parimo sebanyak 7 ribu lebih, sehingga dengan jumlah pegawai yang banyak itu diharapkan tidak ada yang terlibat politik praktis.

“Karena di dalam Undang Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, sudah ditekankan bahwa dalam penyelenggarakan pemilu harus berdasarkan prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, profesional dan akntabel. Sehingga jika ada ASN yang berafiliasi dengan partai politik maka akan ditindak tegas,” terangnya.

Badrun menyerukan kepada masyarakat, jika melihat ada ASN yang melakukan tindakan yang dicurigai, misalnya memenangkan pasangan calon maka harus dilaporkan ke Bawaslu atau aparat hukum.

“Karena ada juga ASN yang cuma jadi provokator, ingat jika saudara melanggar aturan sebagai ASN, pelanggaran 1 hari saja dan terbukti melanggar, maka akan mendapatkan sanksi berat berupa pemecatan,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Parimo, Muhclis Aswad mengatakan, bahwa pihaknya mengharapkan sosialisasi Netralitas ASN diikuti dengan serius, karena pihkanya belajar dari Pilkada Parimo kemarin, banyak ASN yang tidak menyadari kalau dirinya telah melanggar.

“Karena ada kasus yang kita tangani kemarin, hanya persoalan ngelike status seorang Caleg, ternyata yang like status adalah anaknya sendiri, nah masalah seperti ini yang akan kita bicarakan bersama-sama di forum ini,” tutur Muhlis.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Kasat Intel Polres Parimo, Ketua Pengadilan Negeri Parigi, Ketua Bawaslu Kabupaten Parimo, para Camat Eks Kecamatan Parigi, Para Kepala OPD dan seluruh peserta Sosialisasi Netralitas Aparatur Sipil Negara.

Dalam Kegiatan Sosialisasi diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Penyelenggaraan Pemilu bersama Pemerintah Parimo bersama Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Parimo.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas