Lurah Boyaoge, Marwan. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Guna menunjang kinerja pemerintah Kota Palu 2019, Kelurahan Boyaoge Kecamatan Tatanga memprioritaskan empat usulan masyarakat hasil Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang), Selasa, 12 februari 2019.

Lurah Boyaoge, Marwan mengatakan ada empat poin yang dihasilkan Musrenbang itu, yakni pembangunan infrastruktur berupa gedung kantor Kelurahan yang diusulkan sejak 2014. Selain itu, pemberdayaan masyarakat, terutama kursus atau pelatihan servis alat elektronik seperti AC.

“Di bidang ekonomi, masyarakat mengusulkan pengadaan jaring pengaman buah. Terakhir di bidang sosial budaya, warga meminta pengadaan alat musik marawis,” ungkap Marwan saat ditemui Metrosulawesi.

“Yang pasti dari hasil kesepakatan bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, Ketua RT dan RW itu yang kami setujui bersama,” sambungnya.

Menurutnya, dana renovasi bangunan kantor Kelurahan sebenarnya direalisasikan 2018. Tapi, kejadian 28 September lalu membuat dana dialihkan ke bantuan korban bencana.

“Tahun kemarin sudah hampir disetujui oleh Kepala Dinas PU, hanya terjadi bencana, jadi dana dialihkan ke bantuan bencana. Untuk lokasi pengungsi, disini ada dua tempat, di Lapangan Galara, sebanyak 26 KK dengan jumlah 87 jiwa yang menggunakan shelter disitu. Rumah- rumah warga yang didirikan tenda pengungsian sekitar 51 KK dari jumlah 189 jiwa,” katanya.

“Kami juga berharap agar pemerintah bisa mewujudkan usulan kami terkait dengan renovasi bangunan kantor Kelurahan,” harapnya.

Sementara itu, Ia mengungkapkan, masyarakat penerima bantuan bencana sekitar 900-an Kepala Keluarga (KK). Kemudian, warga Kelurahan Boyaoge yang meninggal akibat bencana kurang lebih 15 jiwa.

“Untuk rusak berat sekitar 101 rumah, rusak sedang 414 rumah, dan rusak ringan sekitar 400-an rumah,” ungkapnya.

“Jumlah RW sekitar 4 dan 20 RT dengan jumlah keseluruhan masyarakat kurang lebih 7.000-an. Sesuai dengan Daftar pemilih tetap (DPT) Kelurahan Boyaoge sekitar 5.300,” ucapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas