Home Donggala

Kapolres Bantah Kasus KONI Donggala Dihentikan

250
AKBP Ferdinan Suardji. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

Donggala, Metrosulawesi.id – Polres Donggala menghentikan kasus dugaan kasus korupsi dana KONI tahun anggaran 2014 untuk tersangka yang sudah meninggala dunia. Tetapi perjalanan kasus ini secara keseluruhan tidak berhenti begitu saja.

Proses hukum masih dilanjutkan alias tongkat estafet pertanggungjawaban di depan hukum kepada tersangka lain yakni Sekretaris KONI inisial AS.

“Kami menghentikan kasus KONI untuk satu tersangka yang sudah meninggal dunia, tapi kalau tersangka lainnya yakni sekretaris KONI inisial AS tetap berlanjut dan tidak dihentikan kasusnya,”kata Ferdinan Selasa 12 Februari 2019.

Diberitakan sebelumnya pemerhati hukum Misbahhudin kepada Metrosulwesi menjelaskan kasus korupsi utamanya dugaan penyelewengan dana biasanya tidak berdiri sendiri, atau ukuran pidana adalah ukuran perbuatan atas diri perilaku.

“Berdasar KUHP pasal 109 ayat 2, SP3 dilakukan jika tersangka meninggal dunia atau karena perkara pidana telah kadaluarsa”sebutnya.

Untuk diketahui kasus KONI adalah kasus yang paling menyita waktu lama. Bahkan tiga pergantian pucuk pimpinan di Polres Donggala, dari kasus ini berdasarkan audit BPK jumlah kerugian dana daerah pada Porpov di Kabupaten Poso tahun 2014 sebesar Rp 452 juta.

Dari pengembangan kasus ini penyidik sudah menetapakn tersangka tetapi hingga memasuki tahun ke lima (2014-2019) tersangka belum ditahan.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas