Home Palu

Empat Siswa SD Inpres Watusampu Sabet Juara 1 Nasional DKMG

FOTO BERSAMA - Sejumlah siswa SD Inpres Watusampu saat foto bersama dengan Kabid SD Disdikbud Palu dan pembinanya, usai meraih prestasi di ajang DKMG Kota Malang, Jawa Timur, belum lama ini. (Foto: Ist)
  • Usung Tema “Penerapan Asupan Gizi di Tenda Pengungsian”

Palu, Metrosulawesi.id – Siswa SD Inpres Watusampu berhasil meraih Juara 1 Terbaik Nasional pada ajang Dokter Kecil Mahir Gizi (DKMG) yang diselenggarakan belum lama ini di Kota Malang, Jawa Timur.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, mengatakan pencapaian prestasi ini sebagai bukti kualitas pendidikan di Kota Palu sudah merata dan berdaya saing.

“Tidak ada lagi klasifikasi sekolah favorit dan non favorit, semua sekolah sudah sama. Terbukti sekolah di wilayah paling barat Kota Palu mampu tampil dan terbaik di tingkat nasional,” ungkap Ansyar, Selasa, 12 Februari 2019.

Kata Ansyar, ini membuktikan karya nyata seorang kepala sekolah yang peduli, kreatif dan inovatif mampu mengangkat kualitas sekolah di wilayah paling barat Kota Palu itu.

“Buktinya adalah dari pengembangan bakat dan potensi peserta didik dengan proses yang benar menghasilkan prestasi yang luar biasa, sekolah kecil berprestasi nasional,” ungkap Ansyar.

Sementara itu, Kepala SD Inpres Watusampu, Arham mengaku sangat terharu atas prestasi siswanya yang berhasil meraih Juara 1 terbaik Nasional dari 10 provinsi pada ajang di Grand Final Dokter Kecil Mahir Gizi (DKMG).

“Keberuntungan berpihak ke SD Inpres Watusampu sebagai Juara 1 Terbaik Tingkat Nasional mengalahkan sembilan perwakilan provinsi lainnya, sungguh anugerah bagi Kota Palu, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, terkhusus keluar besar SD Inpres Watusampu,” ujarnya.

Apalagi, kata Arham, Kota Palu baru saja dilanda musibah gempa bumi, tsunami dan likuifaksi, rasa trauma pada guru, orang tua, termasuk anak-anak masih begitu terasa.

“Prestasi tersebut adalah hadiah yang luar biasa bagi kami, terkhusus bagi anak-anak kami yang tampil luar biasa, yakni Arga Prasetyo, Kesya Menix, Yuni Anggraini, Moh Rizik dan pembinanya,”ungkap Arham.

Arham mengungkapkan, dalam ajang itu, siswa SD Inpres Watusampu mengambil tema Penerapan Asupan Gizi selama berada di tenda pengungsian dan truma healing.

“Yang memberikan motivasi kepada peserta didik lain untuk tetap semangat di tengah duka menimpa mereka. Tetap ke sekolah dengan asupan gizi yang cukup,” katanya.

Sebenarnya kata dia, tahapan seleksi kegiatan ini sudah berlangsung sejak Agustus hingga Desember 2018, yang melibatkan 400 sekolah se-Indonesia.

“Diambil dua sekolah di setiap kepulauan, untuk Sulawesi terpilih SD Inpres Watusampu, Kota Palu, Sulawesi Tengah, dan salah satu sekolah dasar di Kota Makassar,” ungkapnya.

“Semua usaha kami terjawab dengan hadiah yang manis, SD Inpres Watusampu Kota Palu memboyong dua juara, yaitu Juara 1 Terbaik Pulau Sulawesi dan Juara 1 terbaik tingkat Nasional, mengalahkan sembilan utusan terbaik dari sembilan provinsi di malam penganugerahan 10 DKMG terbaik tahap 2 di hotel ATRIA, Kota Malang, Jawa timur,” jelasnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas