Home Palu

Pengungsi Ingin Lokasi Huntap di Tondo-Talise

383
Asmir. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palu terus mengupayakan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban terdampak bencana. Beberapa lokasi huntap telah ditetapkan, namun sebagian besar warga yang berada di selter-selter pengungsian di Kota Palu berharap kawasan Huntap Tondo-Talise ditetapkan sebagai tempat tinggal mereka.

Ketua Selter pengungsian Layana, Asmir mengaku sangat berharap lokasi huntap ditetapkan di Tondo-Talise.

“Kami menginginkan Huntap di Tondo-Talise. Apalagi kebanyakan korban terdampak bencana disini berprofesi sebagai nelayan dan pengusaha meubel, jika huntap berada di kawasan Tondo-Talise relatif tentunya sangat memudahkan kami menjalankan aktifitas ekonomi seperti sedia kala,” kata Asmir saat ditemui di Selter pengungsian Layana, Senin, 11 Februari 2019.

Kata dia, banyak pertimbangan jika lokasi huntap jauh dari pesisir pantai.

“Disini ada 137 KK dari 535 jiwa. Awalnya kami berjualan meubel di daerah pesisir pantai, karena tsunami, usaha kami pindah ke Layana. Jika huntap berada jauh dari lokasi ini, susah kami membangun usaha kembali,” katanya.

“Kayu-kayu yang kami ambil rata-rata dari wilayah Palu Utara. Jika kemudian huntap jauh dari lokasi ini, tentunya akan menambah biaya operasional kami,” tambahnya.

Huntara Tondo Duyu. (Foto: Ist)

Ditempat berbeda, hal senada disampaikan Moh Rifai, Ketua Selter pengungsian Tondo Duyu. Kata dia, ada sekitar 200 pengungsi di wilayahnya berprofesi sebagai nelayan.

“Kalau huntapnya jauh dari pesisir pantai, bagaimana kami cari nafkah. Pastinya lokasi huntap itu dekat dengan pesisir pantai, tempat kami sandarkan perahu kami,” katanya saat ditemui di Lokasi Pengungsian Lapangan Kompas, Kelurahan Tondo.

Rifai mengungkapkan, di lokasi pengungsian tersebut, ada 225 jiwa atau 76 KK yang berprofesi sebagai nelayan.

“Yang jelas kami menolak relokasi ke huntap jika huntapnya jauh dari daerah pesisir pantai. Kalau jauh, kami susah cari nafkah,” katanya.

Sementara itu, Ketua RT 1 RW 1 Kelurahan Talise, Abdillah yang juga korban terdampak tsunami mengaku tidak mempermasalahkan dimana lokasi huntap akan dibangun.

“Saya pribadi tidak masalah huntap mau dibangun dimana, tapi saya ingin Huntap dekat dari lokasi kami tinggal sebelumnya yaitu Jalan Komodo, karena disini tampat kami cari hidup. Kalau saya pribadi lokasi huntap paling dekat dari sini yaitu kawasan huntap Tondo Talise,” katanya.

Diketahui, pemerintah pusat menetapkan beberapa lokasi huntap bagi korban terdampak di Kota Palu, yakni Kelurahan Duyu dan Tondo-Talise.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas