TERIMA PIAGAM - Kasubag Keuangan Kemenkumham Sulteng Wahab Marawali menerima piagam penghargaan terbaik pertama dalam penyajian laporan keuangan semester II dan tahunan, Jumat, 8 Februari 2019. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sulteng kembali mempertahankan penghargaan terbaik pertama dalam penyajian laporan keuangan semester II dan tahunan periode anggaran 2018. Piagam penghargaan diterima oleh Kasubag Keuangan Kemenkumham Sulteng Wahab Marawali didampingi tim di Bandung, Jumat, 8 Februari 2019.

Piagam penghargaan sendiri diberikan oleh Kementerian Hukum dan HAM sebagai bentuk apresiasi. Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng Zulkifli beserta para kepala divisi, menyambut gembira dan mengucapkan terima kasih atas capaian yang telah diraih lembaganya.

“Dengan kesungguhan dan kegigihan selama ini, kita sudah menujukkan kinerja yang luar biasa dalam mempersiapkan dan menyajikan laporan keuangan semester II tahun anggaran 2018 sehingga menuai hasil yang sangat memuaskan dengan predikat terbaik pertama,” ujar Zukifli.

“Ini merupakan dambaan setiap Kanwil dan menunjukkan solidnya sinergitas teman-teman semua pengelola dan mempertanggungjawabkan anggaran baik Kanwil maupun Satuan Kerja (Satker) dibawah bimbingan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sulteng,” tambahnya.

Zulkifli berharap prestasi tersebut bisa terus dipertahankan di masa-masa yang akan datang. Dia berpesan kepada jajarannya tanpa terkecuali agar tidak berpuas diri atas penghargaan yang diperoleh.

“Kita jangan pernah merasa puas dengan apa yang telah kita capai. Teruslah berusaha dan bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja ikhlas. Bangga boleh tapi jangan cepat puas dengan capaian yang telah kita dapatkan sekarang, masih begitu banyak tantangan yang harus kita kerjakan kedapannya,” tandasnya.

Sebelumnya, Zulkifli menargetkan bisa kembali meraih Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Dia mengungkapkan apabila WBK dan WBBM bisa diraih kembali, reward telah menanti jajarannya, khususnya di satuan kerja Kemenkemum se Sulteng.

“Kenaikan satu grade/kelas jabatan bagi pegawai yang satuan kerjanya memperoleh predikat WBK/WBBM. Setiap satuan kerja yang memperoleh predikat WBK/WBBM akan dievaluasi selama satu tahun berjalan, jika dalam evaluasi ternyata tidak memenuhi syarat, maka predikat WBK/WBBM akan dicabut. Hal ini otomatis juga berpengaruh terhadap kenaikan grade yang telah diperoleh, jika WBK/WBBM dicabut maka grade pegawai akan dikembalikan seperti semula,” ungkap Zulkifli di Palu, Senin, 4 Februari 2019.

Dia menerangkan terdapat 10 satuan kerja (termasuk 1 unit eselon satu) di Kemenkumham pada 2018 memperoleh predikat WBK/WBBM. Hal itu dikatakan menjadi tanggungjawab bersama agar satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenkumham Sulteng bisa meraih predikat WBK/WBBM tahun ini.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas