Home Hukum & Kriminal

Lima Pelaku Curanmor Diringkus

Kapolres Palu AKBP Mujianto,SIK, saat berbicara dengan para tersangka kasus tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), usai gelar tersangka dan barang bukti, di Mapolres Palu, Jumat 8 Februari 2019. (Foto: Eddy/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepoisian Polres Palu meringkus lima orang lelaki inisial SA (33), FS (36), MR (40), MA (40), SG (31), yang diduga pelaku curanmor di wilayah Kota Palu.

Kapolres Palu AKBP Mujianto, S.IK, mengatakan kelima pelaku yang berhasil ditangkap pihaknya ini berdasarkan laporan masyarakat yang kehilangan kendaraannya.

“Kelima pelaku curanmor ini diamankan berdasarkan empat laporan Polisi. Selain lima pelaku ini, ada dua lagi yang DPO,” kata Kapolres saat jumpa pers di Mapolres Palu, Jumat, 8 Febuari 2019.

Kapolres katakan, dari keterangan para pelaku, mereka telah melakukan aksinya sebanyak 44 kali dari beberapa tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah Kota Palu, diantaranya Jalan Tambolotutu sebanyak tujuh kali, Jalan Suprapto sebanyak tiga kali, Jalan Garuda lima kali, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Veteran dua kali.

“Jalan BTN Dayodara empat kali, Bulumasomba, Jalan Merpati , Jalan Yosudarso tiga kali, Kampus STIE, Jalan Ki Hajar Dewantara dua kali, Jalan R.E Martadinata dan Jalan Untad 1 Tondo sebanyak lima kali,” ujar Kapolres.

Kapolres katakan, babuk yang berhasil diamankan dari kejahatan para pelaku curanmor ini sebanyak 20 unit sepeda motor berbagai merek.

“Empat motor Yamaha Mio Sporty, tiga RX King, dua Yamaha Jufiter Z, satu Yamaha MX King, dua Jufiter, dua Yamaha Vixion, dua Yamaha Fiz R, tujuh Mio M3, satu Yamaha Fino, satu Suzuki FU dan dua Honda Scupy,” papar Kapolres.

Para pelaku, kata Kapolres, melakukan aksinya saat jam sepi dan di daerah atau tempat jauh dari keramaian.

“Makanya kami tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan hati-hati dimanapun berada. Karena kejahatan bisa terjadi kapan saja,” pesannya.

“Para pelaku curanmor ini dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama sembilan tahun penjara,” tegasnya.

Reporter: Sulapto
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas