Home Palu

Kelurahan Tipo Fokus Mendata Penerima Bantuan Bencana

Salah seorang warga melihat catatan daftar penerima bantuan bencana di Kantor Kelurahan Tipo. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Seluruh masyarakat Sulawesi Tengah yang tempat tinggalnya terdampak gempa, likuifaksi dan tsunami, akan diberi bantuan oleh pemerintah. Untuk itu, Pemerintah Kota Palu melalui Kelurahan Tipo Kecamatan Ulujadi masih terus melakukan pendataan bagi penerima bantuan itu.

Lurah Tipo, M.Bahar menjelaskan, bantuan tersebut berupa hunian tetap ataupun stimulus perbaikan rumah. Kata dia, kerusakan terparah akibat bencana di kelurahan tersebut dialami oleh warga pesisir pantai, tepatnya di RW1 dan RW 2.

“Kita juga masih menunggu warga lain yang belum melaporkan terkait kerusakan yang mereka alami maupun rumah tinggal mereka yang hilang,” jelasnya.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti kapan realisasi penyaluran dana tersebut. Pihaknya hanya sebatas mengumpulkan data warga yang terdampak bencana. Sedangkan posko pengungsian di wilayahnya berjumlah 8 posko.

“Artinya kewenangan Gubernur Sulteng atau siapa, kami tidak tahu. Yang jelas kita tinggal menunggu saja pencairan dana bantuan,” ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota telah melaksanakan rapat bersama guna membahas hal tersebut. Di pimpinan langsung Kepala Bappeda dan Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Sulteng.

“Untuk Kelurahan Tipo, rumah rusak ringan yang tercatat sementara ada sekitar 303 rumah, rusak berat 137, rumah hilang ada sekitar 30. Meninggal dunia 8 orang, Korban hilang 1 orang dan luka berat 1 orang,” ungkapnya.

Ia berharap agar secepatnya dana tersebut direalisasikan dan dibagikan kepada yamg berhak menerima, melihat kondisi warga yang semakin memprihatinkan dan masih banyak tinggal di tenda pengungsian.

“Jumlah Kepala keluarga di kelurahan ini kurang lebih sekitar 1.400, dengan jumlah penduduk sekitar 3.800 jiwa. Masyarakat minta agar secepatnya dana bantuan dari pemerintah ini dilaksanakan,” harapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas