Home Nasional

Tim 711 Quick Respons Bantu Layanan Kesehatan

507
RESPONS CEPAT - Tim 711 Quick Respons Satgas Yonif 711/Raksatama tengah mengevakuasi pasien Sahra. (Foto: Ist)
  • Prajurit Yonif 711/Raksatama Satgas Pamrahwan di Maluku

Prajurit dari Yonif 711/Raksatama, saat ini bertugas sebagai Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Daerah Rawan (Pamrahwan) di wilayah Maluku. Apa saja kegiatan mereka. Berikut laporannya.

MENDAPAT kepercayaan bertugas di daerah rawan bukan suatu hal yang mudah. Sebab, tugasnya tidak hanya mengamankan wiyalah, tetapi juga harus bisa menjalankan pembinaan teritorial untuk membantu warga yang ada di sekitar Pos.

Itulah yang dilakukan para prajurit Yonif 711/Raksatama, yang tergabung dalam Tim 711 Quick Respons Satgas Yonif 711/Raksatama, yang mengevakuasi seorang warga yang bernama Sahra (72), yang mengalami sakit komplikasi, dari Desa Negeri Wakal, ke Rumah Sakit Tentara (RST) TK III Dr.J.A. Latumeten, di Ambon, Senin 4 Februari 2019.

Diketahui Desa Negeri Wakal, secara administratif berada dalam Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, yang jaraknya sekitar 36 km dari Kota Ambon. Di wilayah itu hanya ada Puskesmas yang tidak dibuka 24 jam. Sementara, pasien Sahra, harus sudah mendapatkan perawatan.

Dansatgas 711/Raksatama, Letkol Inf Fanny Pantouw, yang mengetahui permasalahan itu, langsung mengirim Tim 711 Quick Respons Satgas Yonif 711/Raksatama, untuk segera ke lokasi, walau dalam keadaan malam hari.

“Informasi ada warga yang memerlukan bantuan itu, saya dapatkan dari Danki SSK 1, Kapten Inf Junior Gideon, yang menyampaikan bahwa ada warga atas nama Sahra, dalam kondisi kritis, namun sarana transportasi di wilayah tesebut sangat terbatas,” ucapnya.

Dansatgas 711/Raksatama, Letkol Inf Fanny Pantouw. (Foto: Ist)

Tanpa pikir panjang, Tim 711 Quick Respons Satgas Yonif 711/Raksatama langsung bertindak mengantar pasien Sahra ke Rumah Sakit Tentara (RST) TK III Dr.J.A. Latumeten, yang berada di Ambon, yang berjarak 36 km dari desa tersebut.

“Saya langsung memerintahakan Tim 711 Quick Respons Satgas Yonif 711/Raksatama, untuk langsung menjeput pasien dan langsung membawanya ke Rumah sakit Tentara yang ada di Ambon, untuk secepatnya mendapat petolongan medis,” jelasnya.

Fanny menjelaskan, Tim 711 Quick Respons Satgas Yonif 711/Raksatama yang dibentuknya itu berawal dari pasukan yang dipimpinnya tengah bertugas sebagai Satgas Pamrahwan di wilayah Maluku, dan salah satu jajarannya digelar di Pos Wakal.

Selain bertanggungjawab terhadap pengamanan wilayah, pihaknya juga menjalankan pembinaan teritorial untuk membantu warga yang ada di sekitar Pos. Seperti halnya Pos Wakal, yang merupakan jajaran dari SSK I.

Saat di wilayah Desa Negeri Wakal itulah, Letkol Inf Fanny Pantouw, melihat keterbatasan sarana dan prasarana serta kondisi di wilayah penugasannya, dan tegerak untuk membentuk 711 Quick Respon Satgas Yonif 711/Raksatama, dengan nomor telepon 085280711711, yang tujuannya sebagai tim yang pertama kali melakukan tindakan pertolongan pertama, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.

“Ide tersebut muncul, setelah melihat kondisi wilayah penugasan kami yang sangat dinamis. Namun juga terbatas dalam hal sarana prasarana pendukung seperti alat transportasi, sarana komunikasi, khususnya pada situasi daruat dan malam hari,” tuturnya.

Letkol Inf Fanny Pantouw berharap, dengan di bentuknya Tim tersebut, dapat membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan dengan cepat, terlihat di bidang kesehatan.

Reporter: Eddy
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas