Purwoko. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Pembukaan pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dimulai. Kepala Bidang Pengadaan, Penghargaan dan Informasi Kepegawaian BKD Sulteng Purwoko mengungkapkan pihaknya menetapkan kuota PPPK sebanyak 150 orang.

“Untuk Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kuota yang tersedia hanya untuk 150 orang,” ungkap Purwoko di Kantornya, Kamis, 7 Februari 2019.

Dia mengatakan kuota masing-masing pemerintahan diusulkan oleh pemerintah kabupaten/kota. Untuk wilayah Sulteng, Purwoko mengaku belum mengetahui jumlah keseluruhan.

“Kami tidak tahu jumlah keseluruhannya karena pengusulan langsung melalui kabupaten/kota,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan pasti rekrutmen PPPK, Purwoko belum bisa memberi jawaban pasti mengingat dalam waktu dekat pihaknya akan fokus terhadap pelaksanaan pendaftaran CPNS pada awal Maret mendatang.

“Untuk Pemprov Sulteng belum bisa ada kepastian karena pelaksanaannya butuh anggaran. Saat ini kami fokus untuk pelaksanaan rekrutmen CPNS yang akan dibuka mulai 1 Maret 2019,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala UPT Badan Kepegawaian Negara (BKN) Palu Supardi mengatakan pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari BKN Pusat.

“Kami belum tahu pasti kapan mulai pembukaan karena masih menunggu petunjuk teknis,” ujar Supardi, pada Jumat, 11 Januari 2019.

Dia menuturkan informasi penerimaan PPPK masih ditataran pimpinan BKN Pusat, sehingga belum ada kepastian proses rekrutmen. Belum diketahui pula persyaratan dan dokumen-dokumen yang harus dilengkapi calon pendaftar.

“Kalau untuk di daerah belum ditahu, belum ada informasi, harus rapat koordinasi tingkat nasional dahulu,” tuturnya.

Namun demikian UPT BKN Palu dikatakan Supardi akan siap melaksanakan proses rekrutmen PPPK. Rencananya proses rekrutmen menggunakan sistem online sebagaimana penerimaan CPNS.

“Kalau sudah ada juknis pasti kami informasikan kepada masyarakat, kita tunggu saja,” tandas Supardi.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas