H Ridwan Mumu. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur H Longki Djanggola dijadwalkan menghadiri undangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membahas teknis pencairan dana stimulan bagi korban terdampak bencana di Sulawesi Tengah.

“Besok (hari ini,red) pukul 14.00 WIB, bapak gubernur diundang ke Jakarta, membicarakan sistem pencairan dana stimulan, santunan duka dan bantuan jaminan hidup,” ungkap Kepala Dinas (Kadis) Sosial Sulteng H Ridwan Mumu kepada Metrosulawesi, Ahad, 3 Februari 2019.

Ridwan mengatakan ia akan turut mendampingi gubernur bersama Kepala Pelaksana BPBD Barholomeus Tandigala dan Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng Syaifullah Djafar.

Tujuan utama pertemuan menyepakati teknis pencairan dana stimulan, santunan duka dan bantuan jaminan hidup. Ridwan mengaku belum memiliki gambaran mekanisme pencairan bantuan tiga item tersebut. Namun yang pasti kata dia, pencairan dilakukan melalui transfer rekening kepada penerima berdasarkan data by name by addres.

“Jadi poin utama yang mau dibicarakan bagaimana sistem pencairannya dan siapa yang didahulukan,” ucapnya.

Mantan Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Sulteng itu menegaskan tidak benar informasi yang beredar pencairan bantuan bertahap. Sebab mekanisme penyaluran bantuan baru akan dibicarakan bersama BNPB.

“Tentu berkas yang sudah lengkap akan prioritas setelah dilakukan verifikasi dan langsung dikirim dananya,” tandas Ridwan.

Seperti diketahui, Wakil Presiden Jusuf Kalla sebelumnya telah mengungkapkan dana stimulan dan santunan duka akan dicairkan pekan ini yang mana Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah telah mengajukan Rp2,6 triliun untuk dua item tersebut.

“Yang mendapatkan dana stimulan tidak lagi direlokasi. Pembangunan hunian untuk warga yang direlokasi akan dilakukan oleh pemerintah melalui PUPR atau swasta dan targetnya dua tahun pembangunan,” kata JK.

Pemerintah, kata Jusuf Kalla menargetkan pembangunan hunian tetap selama dua tahun. Sedangkan untuk pembangunan kembali bangunan milik pemerintah, sekolah, rumah sakit, puskesmas, jalan masih menunggu hasil assemen.

“Dana stimulan bagi kerusakan pemukiman dan uang duka cair pekan depan,” kata JK saat memimpin rapat penanggulangan bencana di Palu, Kamis, 31 Januari 2019.

Sementara Gubernur Sulteng H Longki Djanggola telah mengungkapkan rencana pencairan dana stimulan dan santunan dilakukan lewat transfer rekening bank. Pencairan dana stimulan dan santunan akan dimulai pekan depan ini.

“Proses pencairan satu pintu melalui rekening kepada yang berhak menerima, nanti akan ada pihak perbankan yang membantu, tolong diinformasikan kepada masyarakat,” ujar Longki saat pelantikan dan pengukuhan 25 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Sulteng di Palu, Jumat, 1 Februari 2019.

Olehnya gubernur meminta kabupaten/kota terdampak bencana membentuk Satgas validasi data sesuai permintaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Validasi data tersebut guna memastikan penerima dana stimulan dan santunan duka orang yang benar-benar berhak.

“Tadi saya sudah menandatangi surat untuk walikota dan bupati agar segera membentuk Satgas validasi data rumah rusak dan santunan duka sebagaimana perintah Kepala BNPB,” ucap gubernur.

Dia menambahkan, Satgas validasi data akan dibantu oleh aparat TNI-Polri agar percepatan pencairan dana stimulan dan santunan duka bisa terwujud.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas