Home Sulteng

JK Tegaskan Tak Ada Pemutihan Utang

244
TINJAU LOKASI HUNTAP - Wapres Jusuf Kalla didampingi Gubernur Sulteng Drs H Longki Djanggola melihat peta lokasi relokasi korban bencana saat meninjau lokasi rencana pembangunan hunian tetap (Huntap) di Sport Center, Balaroa, Palu Barat, Kamis 31 Januari 2019. (Foto: Setwapres)

Palu, Metrosulawesi.id – Wakil Presiden (Wapres) RI Jusuf Kalla kembali melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak bencana di Sulteng, Kamis, 31 Januari 2019. Dalam kesempatan ini, Wapres JK menegaskan tidak ada pemutihan kredit atau tunggakan utang masyarakat terdampak bencana di Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong.

“Tidak ada pemutihan utang, hanya ditunda pembayarannya. Mungkin ditunda pembayaran satu sampai tiga tahun,” tegas JK didampingi Gubernur H Longki Djanggola usai memimpin rapat bersama pihak terkait dihadapan awak media di Palu, Kamis, 31 Januari 2019.

Sementara untuk dana stimulan dan santunan, JK mengatakan akan dicairkan pekan depan yang mana Pemerintah Propinsi Sulawesi Tengah telah mengajukan Rp2,6 triliun untuk dua item tersebut.

“Yang mendapatkan dana stimulan tidak lagi direlokasi. Pembangunan hunian untuk warga yang direlokasi akan dilakukan oleh pemerintah melalui PUPR atau swasta dan targetnya dua tahun pembangunan,” kata JK.

Pemerintah, kata Jusuf Kalla menargetkan pembangunan hunian tetap selama dua tahun. Sedangkan untuk pembangunan kembali bangunan milik pemerintah, sekolah, rumah sakit, puskesmas, jalan masih menunggu hasil assemen.

“Dana stimulan bagi kerusakan pemukiman dan uang duka cair pekan depan,” kata Jusuf Kalla.

Hanya saja untuk pencairan dana santunan duka bagi korban jiwa akibat gempabumi, tsunami dan likuifaksi masih ada sedikit kendala terkait ahli waris yang belum lengkap.

Reporter: Pataruddin
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas