Pelayanan di Kantor Sriwijaya Air cabang Palu. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Moda transportasi udara sedang menjadi buah bibir masyarakat. Bagaimana tidak, usai harga tiket pesawat tinggi beberapa waktu lalu, saat ini maskapai nasional ramai-ramai menerapkan bagasi berbayar dari sebelumnya gratis.

“Sriwijaya Air memberikan bagasi gratis untuk kelas ekonomi seberat 20 kilogram untuk booking tiket sebelum akhir Januari. Sesudahnya bagasi gratis yang tersedia adalah 10 kilogram (Kg),” kata District Manager Sriwijaya Air Palu, Yudhi Tjanning saat ditemui Metrosulawesi, Rabu 30/1/2019.

Lebih lanjut Yudhi mengatakan, misalkan, penumpang yang memiliki kelebihan hingga 20 Kg, maka yang harus dibayar hanya 10 Kg. Maksimal kelebihan bagasi adalah 64 Kg yang kemudian dibagi menjadi dua kali masing-masing 32 Kg.

“Kalau kenaikan harga bagasi sudah kemarin sekitar 10-20 persen. Bukan hanya kami yang naikan harga, tetapi pihak airlines lain juga,” katanya.

Menurutnya, biaya operasional naik di karenakan kurs Dolar yang sempat menembus angka Rp14.500 ribu rupiah per dolar. Sementara, pasca bencana 28 September lalu periode November dan Desember 2018 jumlah penumpang mengalami penurunan sekitar 5 – 10 persen.

“Januari ini cukup lumayan pesanan tiket dalam daftar Sriwijaya Air sekitar 75 – 80 persen. Apalagi, menjelang Tahun baru Imlek 2019 rute penumpang untuk Kota Palu tidak terlalu signifikan,” ujarnya.

“Memang untuk bulan Januari biasa sepi tidak terlalu berdampak yang signifikan. Sedangkan, menjelang Tahun baru Imlek yang akan dilaksanakan minggu depan hanya rute tertentu saja seperti, Pontianak, Pangkalpinang dan Palembang,” sambungnya.

Sementara itu, ia menjelaskan NAM Air yang juga satu perusahaan dengan Sriwijaya Air menambah rute baru efektif hingga 9 Februari 2019. Rute baru tersebut dari Banjarmasin -Samarinda, Samarinda – Banjarmasin dan kini, juga hadir rute Samarinda – Surabaya.

Sementara itu, Sriwijaya Air juga memberikan diskon sampai 70 persen kepada pembelian tiket maskapai tersebut. Dalam hal ini memperingati hari jadi ke 70 tahun Garuda Indonesia.

“Terbang dari Surabaya ke Denpasar (Pantai Kuta) Rp225.000, terbang dari Medan ke Penang (Malaysia) Rp392.000, terbang dari Jakarta ke Surabaya Rp401.000, terbang dari Jakarta ke Yogyakarta Rp280.000, Denpasar-Yogjakarta Rp400.000 dan Jakarta-Denpasar Rp456.000,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas