Home Politik

Satu Caleg Perindo Sulteng Divonis Percobaan

632
Ilustrasi. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Selama 2019 Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kota Palu menangani sebanyak dua kasus pelanggaran pidana pemilu.

“Kedua kasus itu sudah putus pada tanggal 14 Januari 2019 lalu,” kata Pembina Gakkumdu, AKP Kristian Holmes Saragi, SIK kepada Metrosulawesi, Rabu 30 Januari 2019.

AKP Kristian yang juga menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Palu itu mengatakan, kasus pelanggaran pemilu tersebut diadukan pada tanggal 26 Desember 2018 lalu. Terlapor adalah Frederik Mairi, calon anggota DPR-RI dari Partai Perindo Sulteng, dan Chalarce Totanan, salah satu pegawai negeri sipil.

Kedua terlapor masing-masing dijatuhi hukuman percobaan. Yakni untuk Frederik Mairi divonis empat bulan penjara dan denda lima juta rupiah, dengan masa percobaan selama delapan bulan. Sedangkan, Chalarce Totanan divonis tiga bulan penjara, denda satu juta rupiah dengan masa percobaan enam bulan percobaan.

Keduanya terbukti melakukan pelanggaran pidana pemilu karena melakukan penyebaran bahan kampanye di tempat ibadah dan tempat pendidikan. Bahan kampanye yang disebarkan adalah milik caleg Frederik Mairi. Chalarce ikut terlapor karena membantu menyebarkan bahan kampanye tersebut di tempat pendidikan.

Bahan kampanye yang disebarkan adalah berupa pembatas Alkitab. Bahan kampanye itu disebarkan pada jemaat Ibadah Oikumene pada 3 Desember 2018 lalu. Mereka melanggar UU Pemilu 2017. Untuk Frederik dijerat Pasal 521 dan Pasal 280 (1) jo Pasal 493, sementara Chalarce dijerat Pasal 494 jo Pasal 280 (3) jo Pasal 280 (2) huruf f.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas