RUSAK - Puskesmas Bahomotefe Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali yang rusak. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.id – Puskesmas Bahomotefe Kecamatan Bungku Timur Kabupaten Morowali, bila musim hujan tiba, kondisinya membuat tidak nyaman bagi petugas bersama pasien. Beberapa ruangan dalam gedung telah dimasuki air yang menetes membasahi lantai.

Terkait permasalahan yang terjadi pihak Puskesmas sendiri sekarang ini masih terus memikirkan permasalahan dapat terselesaikan. Satu-satunya jalan yang bisa ditempuh atap gedung harus diganti karena diduga sudah bocor dan semua itu juga membutuhkan biaya.

Kepala Puskesmas, Hartia mengakui tidak dapat berbuat banyak, namun sudah menyampaikannya kepada pihak Pemkab Morowali. Untuk pembiyaannya Pemkab Morowali juga belum dapat mengambil satu kesimpulan sendiri oleh karena status gedung Puskesmas.

“Puskesmas ini masih milik PT Valle Indonesia Tbk. Semenjak difungsihkan sampai kini belum diserahkan ke Pemkab Morowali. Soal kendala yang sekarang ini, juga telah saya sampaikan ke salah satu perwakilan PT Valle yang ada di Morowali,” kata Hartia,Selasa,29 Januari 2019.

Meski yang dialami Puskesmas ini tidak sampai membahayakan akan tetapi bila musim hujan tiba, kejadiannya akan berpengaruh terhadap pelayanan. Paling dirasa menghawatirkan sekali, jika banyak pasien yang dirawat pada saat tertentu.

“Dua pekerjaan yang harus kami hadapi bila hujan sudah turun. Pertama, urusan untuk pasien Puskesmas. Di sisi lain, kami juga mengalihkan perhatian ke tempat yang dijatuhi air hujan,” ujarnya.

Hartia berharap pihak yang berwenang dengan status kepemilikan Puskesmes dapat segera memberikan perhatiannya. Tak hanya itu, untuk membiayai hal yang dibutuhkan dipastikan pengguna Puskesmas belum memiliki anggaran.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas