Home Palu

Ratusan Mahasiswa Unismuh Terima Beasiswa Bidikmisi

452
Dr Raifuddin Nurdin. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 112 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu dari tujuh fakultas dan 11 program studi minus Fakultas Agama Islam menerima beasiswa bidikmisi.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Raifuddin Nurdin mengungkapkan, jumlah peraih beasiswa bidikmisi ini sangat meningkat dibanding tahun 2018, yang hanya berjumlah 13 orang.

“Loncatan jumlah tersebut disebabkan Kota Palu masuk wilayah prioritas perhatian pemerintah, dalam hal ini Menristekdikti, pasca kota ini dilanda musibah bencana alam, gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi 28 September 2018 silam,” ungkapnya belum lama ini.

Raifuddin mengatakan, pencapaian ini sebagai bentuk upaya pemerintah dalam penanggulangan terjadinya ketimpangan pendidikan di Indonesia, dimana pemerintah meluncurkan program Bantuan Biaya Pendidikan (BBP) untuk masyarakat ekonomi minim dalam menempuh dan melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

“Tujuan Beasiswa Bidikmisi adalah untuk meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi mereka yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik yang baik. Dengan harapan melalui itu, bisa membentuk sumber daya manusia yang memiliki kualitas dan kuantitas,” jelasnya.

Hal ini kata dia, sesuai dengan Undang-Undang Dasar negara bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara tanpa deskriminasi, dan masyarakat berkewajiban memberikan dukungan sumber daya dalam penyelenggaraan pendidikan (Pasal 31 ayat 1). Untuk itu, setiap warga negara berhak mendapatkan pengajaran.

Peraturan Pemerintah Nomor 48 tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan, Bagian Kelima, Pasal 27 ayat (1) juga menyebutkan bahwa Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah sesuai kewenangannya memberi bantuan biaya pendidikan atau beasiswa kepada peserta didik yang orang tua atau walinya tidak mampu membiayai pendidikannya. Dan Pasal 27 ayat (2) menyebutkan bahwa Pemerintah Pusat dan pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya dapat memberi beasiswa kepada peserta didik yang berprestasi.

“Mengacu kepada Undang-undang dan Peraturan Pemerintah tersebut, maka pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan mengupayakan pemberian beasiswa bagi yang berprestasi dan bantuan biaya pendidikan bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Unismuh Palu Nasrul Hak, SE, MM, menjelaskan para penerima bidikmisi ini telah melewati proses verifikasi faktual, dan telah melengkapi persyaratan yang dipersyaratkan, seperti Fhoto Copy Ijazah SMP dan SMA sederajat, Surat Keterangan Prasejahtera dari kelurahan/desa, dan dokumentasi kediaman (rumah).

Ia berharap, tahun depan kouta tersebut bisa meningkat lagi, sebagaimana tujuan dari bidikmisi itu sendiri yakni meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi, namun berpotensi akademik baik.

“Kita berharap tahun depan lebih ditingkatkan lagi, karena saya dengar daerah bencana seperti kita ini kuota peneriman bidikmisinya besar-besaran selama dua tahun,” harapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas