Home Palu

Warga Palu Diimbau Waspada DBD

dr Muh Saleh Amin. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Warga Kota Palu diimbau waspada dan mengantisipasi ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). Itu karena potensi penyakit DBD meningkat dimusim penghujan seperti sekarang ini.

“Musim hujan kasus DBD selalu meningkat. DBD ini penyakit perkotaan, makanya kami imbau warga Kota Palu mewaspadainya,” ujar Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Sulteng dr Muh Saleh Amin kepada Metrosulawesi, Rabu, 23 Januari 2019.

Ancaman DBD kata dia dapat dicegah dengan pengendalian nyamuk aedes aegepti dengan cara menguras, menutup dan mendaur ulang sampah-sampah. Apabila hal itu dilakukan, secara otomatis masyarakat sudah memutus rantai siklus hidup aedes aegepti penyebar DBD.

Setelah hal itu dilakukan, kewaspadaan diri harus dilakukan dengan mengetahui kondisi kesehatan tubuh. Gejala DBD dijelaskan Saleh yaitu saat tubuh dalam kondisi panas dua sampai tujuh hari.

“Gejala DBD mulai panas hari kedua sampai ketujuh, kalau ada bintik harus diantisipasi, tetapi tetap harus melalui pemeriksaan laboratorium di rumah sakit. Petugas Puskesmas tidak bisa menvonis seseorang terkena DBD karena melalui uji lab yang harus dilakukan di rumah sakit,” ucapya.

Saleh mengatakan di Kota Palu sendiri rata-rata setiap tahunnya angka kasus DBD mencapai dua ribuan. Kasus-kasus tersebut dipicu kondisi lingkungan perkotaan yang kurang bersih dan dipicu jumlah penduduk.

“Tapi tahun 2018 kemarin sudah menurun keangka seribuan dan akan terus diupayakan pengurangannya tahun ini,” kata dia.

Dia menambahkan masyarakat diharapkan agar dapat menjaga kebersihan di lingkungan masing-masing. Apabila ada gejala-gejala kasus DBD agar melaporkan ke pustu atau ke bidan desa atau langsung ke Puskesmas.

“Kalau untuk awal tahun 2019 ini belum ada ditemukan kasus DBD di Sulawesi Tengah. Kita berharap masyarakat bisa memperhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggalnya,” tandas Saleh.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas