Home Ekonomi

Taspen Lanjut Otentikasi di 2019

869
Suasana pelayanan di PT Taspen cabang Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Guna mempermudah untuk mengetahui data secara pasti para pensiunan. di tahun 2019 ini, PT Taspen (Persero) cabang Palu masih tetap melakukan pendataan melalui alat perekaman digital otentikasi.

Kepala PT Taspen cabang Palu, Hendra mengatakan melalui program ini, ke depan para penerima pensiun tidak perlu lagi mengantri di kantor bayar untuk melakukan pelaporan diri secara periodik atau dalam menerima uang pension, karena mereka dapat melakukan otentikasi mandiri melalui android yang selanjutnya dapat mengambil uang melalui anjungan tunai mandiri (ATM).

“Sekarang sedang kita menggalakan, menghimbau kepada seluruh penerima pensiun untuk melakukan enrollment atau proses otentikasi yaitu perekaman data biometric wajah, sidik jari dan suara, untuk mempermuda para pensiuan menerima uang pensiun tanpa mengantri di kantor bayar,” kata Hendra, Kamis (4/1/2019).

Dia mengungkapkan pihaknya akan melakukan pendataan kembali terkait jumlah pensiun di Sulawesi Tengah.

Menurutnya, secara nasional program ini sudah sekitar 80 persen yang mengikuti. Sedangkan, untuk PT Taspen cabang Palu baru sekitar 65 persen dari sekitar 29 ribu pensiunan.

“Kita juga sering himbau kepada masyarakat khususnya para pensiunan maupun pra pensiun agar Tahun ini kita akan menggelar pendataan kembali pensiunan baik itu, ASN, Pegawai BUMN TNI maupun Polri,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hendra menjelaskan ada 11 mitra yang bekerja sama dengan PT Taspen Persero dari Bank BRI, Bank BNI, Bank BTN, Bank BTPN, Bank BRI Syariah, Bank Bukopin, Bank Muamalat, Bank Mandiri Taspen, Bank Syariah Mandiri, Bank Sulteng dan PT Pos Indonesia cabang Palu.

“Dari total keseluruhan Bank semuanya sekitar 181 orang juru bayar per Desember 2018. Dengan jumlah nominal yang disalurkan kurang lebih Rp70,6 miliar. Sedangkan, rekapan data pensiun untuk bulan depan februari 2019 sekitar Rp17,2 miliar,” terangnya.

Jika program enrollment ini berhasil nantinya para penerima pensiun tidak perlu lagi mengantri di kantor bayar untuk melakukan pelaporan diri secara periodik atau dalam menerima uang pensiun. Mereka bisa melakukan otentikasi mandiri dan selanjutnya dapat mengambil uang melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM). Sementara hambatan layanan pensiun adalah diotentikasi menggunakan surat secara periodik dan disahkan pejabat lingkungan bahwa bersangkutan masih hidup.

“Melalui enrollment ini hal itu tidak perlu dilakukan lagi, bersangkutan dapat dikenali masih hidup tanpa perlu bersurat atau mendatangi kantor bayar. Nantinya para pensiunan akan mendapatkan smart card yang berfungsi sebagai kartu identitas pensiun (Karip), ATM, dan kartu diskon di beberapa outlet dan merchandise yang mempunyai perjanjian kerjasama dengan mitra bayar.” ujarnya.

Dalam pelaksanaan enrollment PT Taspen bekerjasama dengan PT Telkom dan mitra bayar penisun. Program ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pelayanan sekaligus mempermudah para pensiun di dalam menerima haknya.

“Ditargetkan pada 2019 perekaman data sudah selesai dan enrollment bisa mulai diterapkan. Hingga saat ini capaian proses perekaman data sudah mencapai 65 persen dari total pensiun. Nantinya seluruh penerima pensiun PT Taspen terlayani dengan enrollment,” pungkasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas