Home Sigi

Paulina Desak PT Hasfarm Serahkan Eks HGU

DESAK - Wakil Bupati Sigi Paulina mendesak PT Hasfarm Hortikultura Sulawesi agar menyerahkan lokasi eks HGU ke Pemkab Sigi, di kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang di Jakarta, Selasa 22 Januari 2019. (Foto: Dok Humas Sigi)

*Akan Jadi Lokasi Huntap Korban Bencana

Sigi, Metrosulawesi.id – Rombongan Pemkab Sigi menghadiri pertemuan tindak lanjut pengadaan tanah relokasi pemulihan akibat bencana Pasigala (Palu, Sigi, dan Donggala) di Provinsi Sulawesi Tengah, bertempat di ruang rapat Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria dan Tata Ruang di Jakarta, Selasa, 22 Januari 2019.

Wakil Bupati Sigi Paulina Martono SE MSi, didampingi kepala bagian pemerintahan Setdakab Sigi Febriyanto, mewakili Sigi didalam pertemuan tersebut.

Sementara pimpinan perusahaan terkait, diantaranya Direktur PT Hasfarm Hortikultura Sulawesi, dan PT Duta Dharma Bakti Jakarta turut mengikuti pertemuan kali ini.

Wakil Bupati Sigi Paulina menyampaikan beberapa hal terkait relokasi warga yang terdampak bencana di wilayah Kecamatan Biromaru, yang akan ditempatkan di lokasi eks HGU PT Hasfarm Hortikultura.

“Olehnya selaku pemerintah daerah kami meminta dengan tegas agar pimpinan PT Hasfarm Hortikultura dapat segera menandatangani, dan melakukan penyerahan pelepasan areal Eks HGU itu ke Pemkab Sigi yang kontraknya telah berakhir pada bulan Juni 2018 lalu,” tegas Paulina kepada wartawan di Sigi, Rabu, 23 Januari 2019.

Paulina menambahkan dengan ketentuan yang telah disepakati bersama bahwa PT Hasfarm diperkenankan untuk mengambil asset, berupa pipa yang masih tersisa di areal tersebut.

“Sehingga kami (Pemkab Sigi) akan memasang pipanisasi yang baru untuk dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat di wilayah tersebut,” terangnya.

Menurutnya, dari pertemuan tersebut di Jakarta telah disepakati bersama penyediaan tanah untuk relokasi di wilayah Biromaru untuk warga yang tertimpa bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi. Maka pimpinan perusahaan terkait yang memiliki hak guna atas tanah di wilayah yang telah ditentukan dikembalikan ke pemerintah daerah.

Reporter: Firmansyah Badjoki
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas