Home Buol

Camat Lakea OTT Ternak Sapi

353
SAPI KENA OTT - Seekor sapi yang terkena OTT oleh Camat Lakea, Kabupaten Buol, Abdullah Lamase, diangkut menggunakan mobil dinas Camat Lakea, Selasa 22 Januari 2019. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Muak dengan ternak yang berkeliaran. Camat Lakea, Kabupaten Buol, Drs Abdullah Lamase membuat pelarang ternak berkeliaran. Tak sekadar aturan tapi diikuti dengan action di lapangan. Tidak tanggung-tanggung Camat Lakea itu langsung turun tangan menangkap ternak yang kedapatan berkeliaran di jalan.

Dikutip dari akun facebooknya, Rabu 23 Januari 2019, Abdullah Lamasse menulis status dan memasang gambar seekor sapi yang dimuat di dalam mobil dinas avanza warna putih. Di keterangan gambarnya Abdullah menulis

“Hasil OTT (operasi tangkap tangan,red) sapi di Tuinan 1 ekor jam 16.30 hari Selasa, 22 Januari 2019. Jam 23.00 di Desa Lakea 1 disergap 2 ekor sapi. Diharapkan Kepada milik segera menjemput ternaknya dgn ketentuan: 1. Membawa Surat keterangan kepemilikan ternak yg ditandatangi oleh Kades atau Sekdes. 2. Membuat pernyataan utk tdk melepas ternaknya. 5. Uang denda Rp.500.000,00,” tulisnya.

Status Abdullah Lamasse di FB itu sontak saja menjadi viral dan mengundang banyak komentar warga netizen. Rata-rata komentar berisi dukungan terhadap langkah yang diambil Camat Lakea itu.

“Mantap pak Camat..Selanjutnya perlu evaluasi indikator Buol kota kecil terkotor. Untuk selanjutnya perlu solusi pembenahannya,” tulis akun Jamals M Sakung.

Netizen lainnya, meminta agar desa lainnya di Kecamatan Lakea juga dilakukan tindakan serupa.

“Ass,coba pak desa Lakuan, apa kh masih ada pmilik ternak yg membandel???.klw msih ada,tlong lebih tegaskn lgi itu pmilik ternaknx,supaya desa,bersih juga,pak Makasih,” komentar Andi Nursang.

Mengomentari komentar para netizen, Abdullah Lamase menilai rata-rata semua masyarakat di kecamatannya sudah mulai taat aturan.

“Kalau di Kecamatan Lakea tinggal satu dua orang yang lalai. Itu pun karena berbagai alasan pemiliknya. Tapi alhamdulillah masyarakat kecamatan sudah sebagian besar taat aturan. Terima kasih masyarakat Lakea atas sukungannya dalam penertiban ternak,” tulisnya.

Abdullah pun berjanji akan melakukan penertiban setiap hari.

“Sy rencanakan tiap hr OTT. Kec. Lakea punya KOMISI PENERTIBAN TERNAK (KPT),” tulis Abdullah.

Reporter: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas