Home Sulteng

Seleksi Perwira Polri, Wakapolda: Jangan Andalkan Sponsorship

211
Upacara Pendandatanganan pakta integritas di halaman Mapolda Sulteng, Senin 21 Januari 2019. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis) pada 2019 ini, Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali membuka seleksi pendidikan pengembangan yaitu Sekolah Inspektur Polisi (SIP), pendidikan untuk membentuk perwira pertama Polri dari para Brigadir Polda Sulteng.

Untuk 2019, yang mendaftar seleksi perwira kali ini berjumlah 1.418 personil, Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (SESPIMMA) diikuti 12 peserta, dan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (SESPIMEN) diikuti 6 peserta.

Terkait dengan itu, para peserta dan panitia seleksi Dikbangum Polri Tahun Anggaran 2019 Panda Polda Sulteng dihadapan Wakapolda Sulteng Kombes Setyo Boedi Moempoeni Harso, SH.M.Hum, mewakili Kapolda Sulteng, diambil sumpah dan sekaligus menandatangani pakta integritas di halaman Mapolda Sulteng, Senin, 21 Januari 2019.

Dalam kesempatan itu, Wakapolda Sulteng Kombes Setyo Boedi Moempoeni Harso, SH.M.Hum, mewakili Kapolda Sulteng berpesan kepada peserta seleksi, untuk mengikuti seleksi dengan baik, sungguh sungguh dan tidak mengandalkan orang lain atau sponsorship, namun andalkan kemampuan diri sendiri dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar keberhasilan bisa menghampiri.

“Apabila mengetahui atau menemukan adanya penyalahgunaan wewenang dan penyimpangan serta kecurangan dalam proses seleksi, laporkan kepada Panitia atau Pengawas Seleksi, bahkan dapat disampaikan kepada Kapolda atau Wakapolda Sulteng,” tegasnya.

Wakapolda juga mengimbau Panitia dan Tim pengawas baik Internal maupun eksternal, agar dapat melaksanakan tugas sesuai peran dan fungsi masing-masing secara profesional, bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab, jujur, objektif, cermat, teliti, serta menjaga netralitas dan independensi dalam setiap tahapan pelaksanaan seleksi.

“Sehingga terlaksana seleksi yang objektif, jujur, bersih, adil, akuntabel dan tidak KKN,” tambahnya.

Peserta seleksi yang nantinya dinyatakan lulus dan memenuhi syarat akan mengikuti pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) angkatan 48 tahun 2019, selama tujuh bulan di Sukabumi Jawa Barat, Sekolah Staf dan Pimpinan Pertama (SESPIMMA) Polri angkatan 61 dan 62 (dua gelombang) dengan masa pendidikan masing-masing selama 4 (empat) bulan, sementara pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (SESPIMEN) Polri Dikreg 59 dengan masa pendidikan selama 7 bulan. Baik SESPIMMA maupun SESPIMEN dilaksanakan di Lembang, Bandung Jawa Barat.

Hadir dalam acara tersebut seluruh Pejabat Utama Polda Sulteng, panitia, peserta seleksi Dikbang dan pengawas Internal.

Reporter: Eddy
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas