Home Palu

Imigrasi Palu Deportasi 5 WNA

229
Suparman. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Awal tahun 2019, Kantor Imigrasi Kelas II Palu telah melakukan deportasi kepada lima Warga Negara Asing (WNA). Kepala Kantor Imigrasi Palu Suparman mengatakan deportasi dilakukan terkait penyalahgunaan izin tinggal.

“Mereka dideportasi karena penyalahgunaan izin tinggal, ada sekitar lima orang,” ujar Suparman, Senin, 21 Januari 2019.

Diberitakan sebelumnya, sepanjang Januari-Desember 2018, Imigrasi Palu sendiri telah memulangkan sebanyak 29 WNA. WNA yang dideportasi terbanyak dari Republik Rakyat Cina dan Korea dengan pelanggaran penyalahgunaan izin tinggal. Kantor Imigrasi Palu dikatakan Suparman tegas apabila ada WNA yang menyalahgunakan izin tinggal.

Dipenghujun tahun 2018, Kantor Imigrasi Palu semakin memperketat pengawasan mengingat pergantian tahun potensi kunjungan orang asing meningkat. Pengawasan dimaksimalkan dengan melibatkan Tim Pora.

“Kami terus mengefektifkan kinerja tim Pora (tim pengawasan orang asing) yang memberikan informasi kepada kami,” ujar Suparman, Senin, 17 Desember 2018.

Pergantian tahun diketahui kerap dimanfaatkan WNA untuk berlibur keberbagai belahan dunia, salah satun Indonesia. Untuk di Sulteng sendiri, kabupaten yang menjadi tujuan orang asing/turis yaitu Kabupaten Poso. Kabupaten itu menjadi konsentrasi turis karena keberadaan destinasi wisata Danau Poso.

Pihak Imigrasi sesuai prosedur dalam memproses keberadaan orang asing yang tidak memiliki izin tinggal/visa, akan melakukan deportasi. Namun jika orang asing tersebut memiliki izin tinggal/visa Imigrasi hanya sebatas melakukan pengawasan.

Dia mengimbau masyarakat apabila mengetahui adanya aktivitas orang asing yang mencurigakan agar melaporkannya kepihak Imigrasi. Laporan tersebut dipastikan akan ditindaklanjuti petugas Imigrasi.

“Masyarakat silakan melapor ke kami apabila mengetahui ada aktivitas orang asing yang mencurigakan. Kami akan turunkan petugas untuk mengecek ke lapangan,” tandas Suparman.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas