Home Palu

Persiapan UN 2019 SMPN 9 Palu, Kepsek Tekankan Guru Bedah Buku Paket

341
Hilmi SPd, MPd. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Sebegai bentuk persiapan menghadapi Ujian Nasional (UN) 2019, Kepala SMP Negeri 9 Palu, Hilmi S.Pd, M.Pd mewajibkan kepada sejumlah guru agar membedah buku paket di setiap kelas baik VII, VIII dan IX.

“Karena dari hasil kajian, ternyata tidak semua di dalam buku paket itu berkorelasi dengan kisi-kisi UN. Sementara soal yang keluar dalam ujian dan menjadi dasar siswa adalah yang terdapat dalam kisi-kisi,” kata Hilmi, Kamis, 17 Januari 2019.

Olehnya itu, kata dia, selaku Kepala Sekolah, dirinya telah menggelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) internal untuk membahas buku paket tersebut.

“Sehingga saya telah mengimbau kepada sejumlah guru agar memiliki kisi-kisi, jika tidak memiliki kisi-kisi nanti kami sebar melalui kurikulum. Selain itu dapat memilah materi yang masuk dalam kisi-kisi. Dan sudah pasti dari kisi-kisi inilah yang diujiankan,” ujarnya.

“Jika pelajaran yang ada kisi-kisinya, itu perlu di ulang-ulang bagi siswa mulai Kelas VII, VIII dan IX,” katanya.

Selain itu, Hilmi mengimbau kepada sejumlah guru saat masuk semester genap (semester II), tidak perlu lagi mengajarkan siswa berdasarkan buku paket.

“Yang perlu dibahas adalah soal-soal atau pelajaran yang diajarkan sesuai dengan kisi-kisi,” katanya.

“Karena bagaimana kita meningkatkan hasil akhir yang baik, jika kita mengajar tidak berdasar,” ujarnya.

Apalagi kata dia, hari efektif belajar untuk kelas II tersisa kurang lebih 70 hari.

“Olehnya itu, saya terus menggenjot agar soal-soal yang diajarkan untuk kelas IX adalah kisi-kisi. Sementara pelajaran buku paket dikurangi saja,” katanya.

Sementara itu, Hilmi mengatakan, SMPN 9 Palu tetap melaksanakan UNBK, namun sarana komputer masih minim. Hal ini disebabkan siswa yang mengikuti UNBK tahun ini cukup banyak, sekitar 308 peserta didik. Sementara jumlah komputer di SMPN 9 Palu 90 unit.

“Sebenarnya sesuai MOU kemarin, jumlah komputer yang kami punya 120 unit, namun 30 unit dipinjamkan ke sekolah lainnya, sehingga kami menunggu tahun ini ketambahan 30 unit komputer. Saya telah sampaikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu tentang ketambahan komputer itu dan kami sementara tunggu,” ujarnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas